oleh

Temulawak Mendadak Laris

PRABUMULIH – Rempah-rempah seperti jahe, kunyit terutama temulawak, disebut-sebut sebagai salah satu ramuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mampu menangkal virus corona.

Temulawak sebagai salah satu ramuan pencegah corona, rupanya sudah sampai ke telinga masyarakat Prabumulih.

Terbukti, di Pasar Inpres penjualan temulawak mendadak laris manis. “Hari ini bingung, kok banyak yang beli temulawak,” kata Lela pedagang rempah-rempah pasar Inpres.

Kepada Prabumulih Pos, Lela justru mengaku tak mengetahui bila temulawak tengah diburu untuk pencegahan virus corona. “Baru tau inilah,” ungkapnya.

Warga Gang Karya Abadi RT 1 RW 1 Kelurahan Pasar ini menuturkan, selama ini temulawak merupakan salah satu rempah-rempah yang jarang ada dibeli. “Biasanya sampai berhari-hari tidak ada satupun yang beli, sampai-sampai tumbuh dalam karung dan dibuang,” ungkapnya.

Kalaupun ada ungkap dia, pembeli hanyalah penjual jamu. “Itu juga sedikit, tidak banyak,” tuturnya seraya mengatakan temulawak tersebut dari petani desa Sungai Medang.

Disinggung apakah dengan banyaknya pembeli, harga temulawak akan dijual tinggi? “Itu belum tau, tapi mungkin tidak. Kalau sekarang masih Rp 15 ribu per kg,” tukasnya.(08)

 

Komentar

News Feed