oleh

Temu Nasabah PNM Ulamm Melalui Kegiatan PKU

-Ekonomi-604 views

PRABUMULIH – Unit Layanan Modal MikrO (Ulamm) PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero Cabang Prabumulih gelar program pengembangan kapasitas usaha (PKU) dengan tema Kiat Menjaga Produksi, Distribusi dan Ekonomi dalam Persaingan Ekonomi Modern, di Rumah Makan Lombok Ijo Kota Prabumulih Kamis (11/7). Kegiatan ini dilakukan dalam upaya meningkatkan semangat para nasabah untuk mengembangkan jenis usahanya.

Kepala Kantor Ulamm Prabumulih, Edo Permadi dalam sambutannya mengatakan tujuan PKU adalah momen temu nasabah dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi antara sesama nasabah dan karyawan Ulamm Prabumulih, dengan tujuan saling sharing agar para nasabah bisa saling berinteraksi antara nasabah Ulamm dan Mekaar serta saling sharing mengenai perkembangan ekonomi, peluang usaha baru dan beberapa solusi dalam pemasaran produk.

Ia juga menjelaskan bahwa Ulamm adalah penyedia pinjaman perorangan dengan agunan. “PKU adalah acara rutin yang dilakukan oleh PNM Ulamm Cabang Palembang, Alhamdulillah Prabumulih dipercaya tahun ini untuk menyelenggarakan program PKU ini, sebagai upaya jalinan silaturahmi dalam rangka meningkatkan jenjang perekonomian nasabah agar dapat lebih maju ke depan,”jelasnya.

Sementara, Pemimpin Cabang Ulamm Palembang, M Komar Mengatakan bahwa Permodalan Nasional Madani (PNM) saat ini sudah berada pada usia 20 tahun, sebagai Badan Usaha milik Negara (BUMN), PNM sama dengan bank BUMN lainnya. Saat jni sudah memiliki 62 cabang se Indonesia dengan jumlah unit sebanyak 600 lebih.

“Inilah potensi ekonomi yang perlu kita kembangkan. Bahkan saat Ini ada juga layanan syariah, hal ini diperuntukkan bagi masyarakat yang anti konvensional, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) juga sudah memang sangat tinggi suportny untuk mengembangkan ekonomi syariah,”jelasny.

Sementara dalam pelaksanaan PKU, Hj Sri Suparni SS MSi memberikam motivasi para nasabah sebagai Narasumber dalam acara jni. Wanita yang merupakan Dosen Mata Kuliah kewirausahaan ini, mengajak agar para nasabah tidak bosan untuk terus berusaha.

Ia Mengatakan, dalam Kegiatan ekonomi harus merupakan kegiatan berdaya guna yang mencakup tiga hal, yaitu produksi, distribusi dan konsumsi. “Untuk lebih mempertahankan jenis usaha, maka buatlah usaha sesuai dengan hoby, sehingga usaha bisa sejalan. Jika tidak sesuai hoby maka saat mereka bosen, jenis usahanya bisa terus berjalan.

Para pengusaha juga harus siap menghadapi tantangan permasalahan ekonomi modern. Para pelaku usaha harus mengetahui barang yang diproduksi harus ditentukan jumlah dan jenisnya, bagaimana pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan, perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntungan optimal. Pelaku usaha juga harus mengetahui produk yang dijual untuk siapa, jangan sampai memproduksi hal yang tidak bisa mendapatkan untung.

Lebih jauh wanita ini mengingatkan agar para nasabah Memperhatikan pembukuan jenis usahanya. Sehingga bisa mengontrol keuntungan dan kerugian. “Pembukuan adalah hal yang sangat penting untuk melihat perjalanan modal usaha agar lebih mudah melihat pengeluaran dan pendapatan. Sehingga pelaku usaha lebih mudah untuk melakukan evaluasi,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed