oleh

Tekanan Gas Kota Mendadak Down

-Metropolis-279 views

PRABUMULIH – Sejumlah ibu rumah tangga di kota ini, Kamis sore (18/5) mengeluhkan tekanan gas kota yang mendadak down. Hal itu dikeluhkan karena dianggap mengganggu persiapan berbuka puasa.

Kejadian ini sebetulnya bukan yang pertama kali terjadi. Tepat di awal puasa tahun lalu, hal serupa juga pernah terjadi. Tak hanya itu, di sejumlah momen penting lain, tekanan gas kota sering kali menurun, meski telah dilakukan perbaikan.

Okta (32), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di jalan Dempo Kelurahan Muara Dua mengaku, api kompornya ketika sedang asyik memasak tiba-tiba api kompor gasnya mengecil.
“Pas aku lemak-lemak masak, nak nyiapke makanan buka. Mendadak api kecik kejadiannyo sekitar jam 5 sorean. Aku sempat cemas, kalau lamo pacak urung buko. Kareno, makanan yang dimasak dak selesai,” keluhnya.

Ia pun memanggil suaminya, Aan (36) untuk menanyakan mengapa api kompor gasnya mendadak kecil. Belakangan, diketahui masalah tersebut bukan diakibatkan oleh kompor melainkan dari tekanan gas.

“Kato laki aku, dio nelpon wong gas. Tekanannyo mendadak drop dari pusatnyo, untungnya dak lamo sekitar jam setengah 6. Api kembali besak cak biaso, dan masakan kito selesai dibuat,” jelasnya.

Direktur Utama (Dirut) PD Petro Prabu, H Azhari H Harun mengatakan, tekanan gas dipusatnya Stasiun Kompresor Gas (SKG) 10 Prabumulih Barat mendadak drop. Sehingga, menyebabkan api kompor mendadak kecil.

“Ini tengah kita lakukan perbaikan, dropnya tekanan gas sejak pukul 4 sore. Kita tahu setelah banyak menerima laporan dari masyarakat, dan langsung bergerak,” tukasnya.

Sekitar pukul 18.00 WIB, kata dia tekanan gas kembali normal dan api kembali membesar. Selain itu, masyarakat bisa menggunakan aktivitasnya kembali memasak.

“Kalau sekarang sudah normal kembali, tidak ada lagi kendala. Tekanan dan pasokan gas, sudah lancar,” pungkasnya. (03)

News Feed