oleh

Target Rampung 2021

-Metropolis-21 views

//Pembayaran Ganti Rugi Tol

PRABUMULIH –  Dari 480 bidang lahan masyarakat terkena proyek pembangunan jalan tol Indralaya-Prabumulih di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) terdiri dari 6 desa dan 1 kelurahan, sejauh ini sudah 207 bidang telah dibayarkan.

Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ahmad Syahabuddin SH MSi. “207 pemilik lahan telah kita bayarkan hingga sejauh ini. Hari ini (kemarin, red), rencananya sebanyak 67 orang pemilik lahan menerima pembayaran ganti rugi proyek jalan tol Indralaya-Prabumulih. Namun, 9 diantara terpaksa ditunda. Karena, adanya gugatan ke PN terkait pemilik lahan yang sah ,” ujar Udin, sapaan akrabnya, Selasa (15/12/2020).

Lalu, kata dia, pembayaran ganti rugi setelah dilaksanakan pengukuran dan inventarisasi serta pengumuman, baru dilakukan pembayaran ganti rugi.

“Target kita, pada 2021 pembayaran proyek jalan tol Indralaya-Prabumulih ini bisa selesai dilaksanakan. Sehingga, proyek pembangunan bisa berjalan lancar dan tidak terkendala,” bebernya.

Lanjutnya, sebanyak 37 pemilik lahan tol ganti ruginya dititipkan kepada Pengadilan Negeri (PN). Selanjutnya, ada 35 fasilitas umum (Fasum) juga terkena ganti rugi.

“Selain hari ini, Kamis mendatang sebanyak 44 pemilik lahan proyek jalan tol kembali mendapatkan pembayaran ganti rugi. Sisa, sejauh ini masih dalam proses validasi,” bebernya.

Sebutnya, sempat ada 3 kasus sengketa di PN Prabumulih terkait besarnya ganti rugi. “Tetapi, 1 cabut dan 2 putus gugatan tidak diterima. Selama pembayaran ganti rugi proyek jalan tol ini, tidak banyak konflik dan kendala,” bebernya.

Sambungnya, pembayaran ganti sendiri mengandeng bank terkemuka, yaitu Bank Mandiri. Sehingga, masyarakat pemilik lahan menerima pembayaran ganti rugi uangnya masuk rekening.

“Pembayaran ganti rugi proyek jalan tol ini, dibayarkan melalui rekening pemilik lahan yang sudah didaftarkan,” ucapnya.

Asisten I, Drs Aris Priadi SH MSi mengapresiasi, masyarakat telah datang dan bersedia menerima pembayaran ganti rugi dalam rangka ikut mendukung program strategis nasional pembangunan jalan tol.

“Adanya, proyek jalan tol ini. Selain mempersingkat waktu, juga menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat. Dan, sudah selayaknya memang patut didukung,” tukasnya.

Harapnya, uang ganti rugi pembayarannya diterima pemilik lahan. Dan bisa bermanfaat bagi penerimanya khususnya pemilik lahan. “Gunakan uang ganti rugi ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (03)

 

Komentar

News Feed