oleh

Target 100 Persen Sertifikat

-Metropolis-55 views

PRABUMULIH – Sebanyak 4 ribu bidang tanah di tiga desa, meliputi Tanjung Telang, Payuputat, dan Sungai Medang tahun ini bakal dijalankan program sertifikat gratis.

Pemerintah kota (Pemkot) berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), menjalankan program sertifikat tanah gratis bagi masyarakat dan sekaligus pilot project.

Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menerangkan, menargetkan 100 persen sertifikat di Kota Nanas ini.

“DPRD sudah setuju, sudah keluar Peraturan Daerah (Perda)-nya. Sertifikat gratis ini, benar-benar gratis. BPHTB-nya sudah kita gratiskan, biaya pesertifikat juga gratis. Sehingga, masyarakat tidak lagi terbebani,” ujar Ridho, sapaan akrabnya, usai membuka sosialisasi program pensertifikatan gratis digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Gedung Kesenian Rumah Dinas (Rumdin) Walikota (Wako), kemarin (2/3).

Lanjutnya, sudah dibentuk tim di setiap 2 kelurahan dan 1 desa, melibatkan Dinas PUPR. Lalu, camat, lurah/kades, dan tokoh masyarakat.

“Khususnya, pensertifikatan gratis ini. Warning bagi pejabat di lingkungan  Pemkot, jangan coba-coba bermain. Ketahuan, jelas akan ada sanksi. Apalagi, tujuan kita membantu masyarakat. Bukan, malah sebaliknya,” jelas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu.

Ungkapnya, sengaja dimulai dari pinggiran. Untuk percontohan alias pilot project, berhasil ditargetkan sebelum akhir pemerintahannya tanah di Prabumulih  100 bersertifikat.

“Tanjung Telang, Sungai Medang, dan Payuputat. Dipilih ketiga desa/kelurahan tersebut, karena seringnya banyaknya masalah. Jika sudah disertifikatkan, jelas status hukumnya. Tanah tidak bertuan, dijadikan tanah desa/kelurahan,” kata ayah tiga anak ini.

Sebutnya, program ini harus bisa. Apalagi, mendukung program presiden. Jika 4 ribu bidang ini berhasil disertifikatkan, nanti dilaporkan ke Kementerian ATR tembusan ke Presiden RI.

“Penyerahan sertifikatnya, bisa kita usulkan presiden hadir. Sudah bebas RTLH, 100 persen sertifikat Prabumulih  ini,” bebernya.

Lanjutnya, kepada masyarakat segera melapor, jika ada kecurangan dalam pelaksanaan program sertifikat gratis ini. “Jelas akan kita respon, memang tujuannya untuk meringankan masyarakat.  Sudah ada anggaran dan dananya, untuk memberikan honor tim,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR, Beni Akbari ST MM menjelaskan, pendataan sudah dilakukan ada 4 ribu persil tanah bakal disertifikatkan gratis.

“Target kita 2 bulan, sertifikasi gratis ini bisa dilakukan tiga desa telah dibentuk tim masing-masing, sebanyak 10 orang masing-masing,” ucapnya.

Harapannya, kata Beni, proses sertifikat gratis berjalan lancar dan tanpa kendala. Selanjutnya, bisa dilanjutkan ke tempat lain. “Agar program sertifikat gratis ini, menyentuh seluruh warga Prabumulih. Dan, Prabumulih menjadi kota 100 persen sertifikat gratis,” pungkasnya. (03)

 

Komentar

News Feed