oleh

Tak RAT, Koperasi Terima Raport Merah

PRABUMULIH – Berdasarkan undang-undang nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, bahwa seluruh koperasi wajib hukumnya melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), RAT merupakan tanda bukti bahwa aktifnya suatu koperasi.

“Berdasarkan undang-undang tersebut jika dua tahun berturut-turut suatu koperasi tidak menggelar maka status koperasi dinyatakan tidak aktif,” kata UPT balai pelatihan koperasi dan UKM, Wawan Gunawan SE MSi saat dikonfirmasi koran ini di sela acara penutupan pelatihan Penyusunan RAT di hotel Gandnikita Rabu (24/7)

Gunawan mengatakan memang pelaksanaan Rapat akhir tahun (RAT) tidak semudah yang dibayangkan, karena itu banyak koperasi yang tidak melaksanakan rapat sehingga menyumbang merah untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Prabumulih.

“Kehadiran kita menyelenggarakan pelatihan ini adalah berdasarkan permintaan Dinas Koperasi kota Prabumulih karena banyaknya koperasi yang belum melaksanakan rapat yang diduga karena tidak memahami pelaksanaan rat tersebut,”jelasnya.

Lebih jauh Gunawan mengatakan, setelah pelatihan ini hendaknya pihak koperasi merealisasikan Pelaksanaan RAT pada masing-masing lembaga. “Untuk koperasi yang statusnya sudah tidak aktif kita berharap agar Dinas Koperasi tempat melaksanakan pembinaan. Karena itulah tugas mereka untuk menjalankan peran agar mengontrol dan melihat perjalanan koperasi yang ada di Kota Prabumulih,”tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Junaidah SE MM menambahkan, bahwa seluruh koperasi harus melaksanakan dalam setiap tahunnya. “Tolong jangan tidak melakukan RAT, setelah pembinaan ini kita berbenah untuk RAT, tahun 2020 jangan sampai ada yang tidak melaksanakan rat lagi,”pintanya.

Sementara pantauan koran ini, sebanyak 40 koperasi Ikut pelatihan melaksanakan RAT. Para pengurus Koperasi ditatar untuk bisa melaksanakan RAT sebagai aktivitas penting dalam suatu Koperasi. Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan tidak ada lagi koperasi yang tidak melaksanakan RAT.

“Rapor merah koperasi juga mempengaruhi turunnya berbagai jenis bantuan karena itu kita berharap pihak koperasi tidak menjadi penghalang untuk dinas provinsi menurunkan bantuannya ke kota Prabumulih,”tandasnya (05)

Komentar

News Feed