oleh

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga “Serbu” Kediaman Wako

-Kecamatan-155 views

WONOSARI – Sudah hampir satu tahun ini, masyarakat yang tinggal di gang Indra RT 2 RW 7 mengeluhkan kondisi jalan dan drainase yang mengalami kerusakan cukup parah.
Tak tahan dengan kondisi tersebut, sejumlah warga “menyerbu” kediaman Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM untuk memberikan pengaduan dan keluhan. Beruntung, keluhan dari masyarakat tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Wali Kota.
Yusman salah satu warga yang dibincangi kemarin menuturkan, menuturkan akibat rusaknya jalan setapak dan drainase yang hancur membuat masyarakat harus memutar jika berkendara. “Sudah itu kasian yang bejualan, dulu sebelum rusak warga yang jualan lewat sinilah. Sejak rusak mutar, kalau dipakso lewat jalan tambah hancur amblas,” tuturnya.
Dikatakan Yusman, sudah seharusnya jalan setapak tersebut diperbaiki. Sebab dengan kondisi jalan yang rusak saat ini banyak masyarakat yang mengeluh. “Selain diperbaiki, harapan kami langsung dilebarke sebab ini jalannyo kecik nian,” tuturnya seraya menambahkan gang Indra tersebut banyak dilewati oleh masyarakat.
Sementara itu, pantauan koran ini selain meninjau gang Indra yang berada dikomplek masjid Babun Hikmah. Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM juga meninjau Jalan Krisna dan Jalan Pelangi.
Dibincangi usai kunjungan tersebut, Ridho menuturkan jika sebagian jalan yang dikeluhkan masyarakat sudah masuk dalam anggaran tahun 2017 ini. Sehingga jalan tersebut siap untuk dibangun. “Malah ada yang sudah diukur, dan di survey. Artinyakan sudah masuk usulan, masyarakat tinggal bersabar karena pasti akan kita bangun,” ungkapnya.
Sementara untuk keluhan yang belum masuk dalam daftar usulan dan daftar pembagungan tahun 2017. Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini menyampaikan jika usulan tersebut akan dimasukkan dalam APBD perubahan yang akan datang. “PU sudah kita minta untuk dimasukkan dianggaran berikutnya,” bebernya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), M Supi ST.
Terkait masih banyaknya usulan dan keluhan dari masyarakat di Kota ini, ayah dari M Qudrat itu meminta agar Camat dan Lurah yang ada di masing-masing wilayah untuk proaktif turun kelapangan. “Semua camat lurah harus aktif, turun kejalan meriksa cepat tanggap dengan apa yang ada di masyarakat dan keluhan masyarakat. Sebab tidak semua menjadi tugas Wali Kota, dan itulah tugas dari lurah sebagai perpanjangtangan kami,” harapnya.
Camat Prabumulih Utara Masayu Maznah Syafariah BA, didampingi Lurah Wonosari Arfendi mengungkapkan ditahun 2017 ini setidaknya terdapat 6 usulan untuk pembangunan jalan di Kelurahan Wonosari. “Yang ditinjau pak Wali rata-rata sudah masuk usulan,” ucapnya.
“Kami itu lamo nunggu, sebab sudah sekitar setahun kami usulkan. Jadi ngadu samo pak wali. Alhamdulillah pak wali langsung turun,” tukas sejumlah warga jalan Kresna RT 3 RW 7. (05)
TINJAU: Wako H Ridho Yahya didampingi Kadis PUPR meninjau jalan gang Indra RT 2 RW 7 kelurhan Wonosari, kemarin.

Data pembangunan jalan di Kelurahan Wonosari tahun 2017
Jalan/Siring Panjang (meter) Anggaran
Al Iklas 143 Rp 200juta
Krisna Rt 3 Rw 7 300 Rp 279juta
Pelangi I 300 Rp 279juta
Krisna I,II,II 650 Rp 825juta
Siring lorong taqwa 182 Rp 131juta
Drainase Pelangi 200 Rp 180juta

News Feed