oleh

Tak Diambil, Kena Lelang

PRABUMULIH – Setidaknya tercatat ada 19 unit motor berstatus barang bukti (BB) hasil tilang kepolisian yang telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih. Pihak Kejari mengimbau agar para pemilik untuk segera mengambil motor tersebut.
Jika motor itu tak diambil dalam kurun waktu dua bulan ke depan, maka Kejari akan melelang motor-motor tersebut. Kepala Kejari (Kajari), M Husien Atmaja SH MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum), M Falaki SH menyebutkan, total tercatat ada sekitar 18 unit motor dan satu unit mobil di gudang barang bukti Kejari.
“Bagi pemilik kendaraan silakan mengambil motor atau mobilnya. Dengan membawa bukti tilang, dan juga kelengkapan kendaraannya. Kalau sesuai, jelas akan kita serahkan,” ujarnya kepada koran ini, kemarin (24/10).
Untuk mengambil motor-motor tersebut, pemilik wajib datang dengan membawa kelengkapan kendaraan di antaranya bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). “Kalau tidak ada bukti kepemilikan, bagaimana kita mengetahui identitas pemiliknya,” ucapnya.
Falaki melanjutkan, ada kesempatan selama dua bulan untuk mengambil BB tilang tersebut. “Tenggat dua bulan, setelah pengumuman di Harian Prabumulih Pos. Tidak juga diambil, BB tersebut menjadi hak negara dan bisa dilelang. Hasilnya, juga masuk ke kas negara,” kata dia. (06/Mg03)

News Feed