oleh

Tak Berkualitas, Proyek Terancam Tak Dibayar

PRABUMULIH – Sorotan DPRD, terkait proyek dikerjakan salah satunya proyek median jalan dan sejumlah proyek lainnya agar berkualitas menjadi perhatian serius Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Dinas PUPR, Beni Akbari menyebutkan, kualitas proyek jelas menjadi hal utama. Apalagi, sekarang ini jika tidak berkualitas dan sesuai standar bisa terancam tidak dibayar.

“Proyek diawasi sejumlah pihak. Mulai TP4D, Inspektorat, BPKP, dan Dinas PUPR sendiri. Kualitas proyek, memang menjadi poin penting. Agar proyek dihasilkan baik dan bagus, sesuai dengan harapan. Kalau tidak berkualitas, bisa terancam tidak dibayar,” ucapnya kepada awak media, kemarin (29/10).

Jelasnya, proyek median jalan sepanjang 3,7 KM hingga ke Tugu Nanas sekarang ini tengah dikerjakan pihak ketiga. Kata dia, ditargetkan selesai pada akhir Desember mendatang.

“Pengerjaan proyek median jalan tersebut, menelan biaya sekitar Rp 5,4 miliar,” akunya.

Dana Rp 5,5 miliar untuk proyek median jalan tersebut. Sebutnya, memang telah masuk dan teranggarkan dalam APBD.

“Lewat APBD Induk, kita anggarkan proyek median jalan ini. Dan, telah mulai dikerjakan,” tambahnya.

Sambungnya, untuk mengejar target pembangunan proyek tepat waktu. Pihaknya telah meminta, pihak ketiga pengerja proyek untuk menambah menpower dan juga lembur. “Panjang proyek median jalannya kan cukup lumayan, waktu relatif pendek hanya dua bulan lebih,” ucapnya. (03)

Komentar

News Feed