oleh

Tak Ada Gebrakan, Pejabat Siap-siap Dicopot

Berikan Waktu Satu Tahun

PRABUMULIH – Proses lelang jabatan tujuh jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum lama ini segera memasuki babak akhir. Posisi Kepala OPD yang selama ini kosong karena ditinggal pensiun akan segera terisi.

Sebanyak 21 nama yang masuk tiga besar segera diajukan ke Walikota (Wako). Yaitu; Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPPA), Kepala Satuan Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipa (Kadispusdokar), Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos).

Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menerangkan, kalau dirinya butuh Kepala OPD yang punya gerakan untuk menyukseskan program pembangunan guna mewujudkan visi misi Ridho-Fikri yang telah dicanangkan.

“Nantinya, kita buatkan perjanjian. Kalau setahun tidak ada gebrakan artinya siap dicopot. Nanti kita tembuskan, kemana-mana sehingga Kepala OPD tersebut tidak bisa menuntut di belakang hari,” tegas Ridho.

Ujarnya, sekarang ini dirinya sangat membutuhkan Kepala OPD loyal. Kemudian profesional dan punya kemampuan kegiatan dipusat atau lobi anggaran.

“Karena anggaran kita terbatas dan tidak mau mengutang. Bukan zaman lagi, asal bapak senang (ABS). Kepala OPD terpilih nantinya, harus punya kemampuan melobi mendapatkan kegiatan pusat, tanpa apa pun atau faktor x,” pesannya.

Soal kemampuan dimiliki, ucap Ridho kepada pejabat tiga besar terpilih bakal dikonsultasikan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai Pimpinan Baperjakat.

“Kita ingatkan jangan coba-coba main apa-apa. 11 tahun memimpin, saya tidak pernah sedikit pun menyuruh meminta dan memberi kepada siapa pun termasuk saya. Ingin berterima kasih kepada saya, tunjukkan kinerja kepada saya. Jika ada permainan uang, laporkan ke saya dan segera ditindaklanjuti,” terangnya.

Sementara itu, bagi calon Kepala OPD tidak terpilih. Pesannya, jangan buat pengaduan tidak-tidak. “Kita sangat objektif dalam menentukan siapa layak memimpin OPD di lelang tersebut,” tambahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Benny Rizal SH MH dikonfirmasi terpisah, mengungkapkan hasil lelang jabatan diikuti 41 orang memang tinggal tersisa 21 orang.

“Sudah kita kantongi nama-nama tiga besar. Mereka bakal bersaing merebut tujuh Kepala OPD dilelang belum lama ini. Akan kita serahkan ke Pak Wako, untuk selanjutnya paparan dihadapan Pak Wako,” ujarnya.

Terangnya, tahapan- tahapan lelang sudah dilalui. Mulai seleksi administrasi, assesment, wawancara, dan terakhir paparan dengan Wako secara langsung.

“Menentukan siapa layak menjadi Kepala OPD, memang murni kewenangan Pak Wako,” tambahnya.

Setelah muncul nama-nama, tujuh besar sebutnya siapa terpilih akan disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Nantinya, meminta persetujuan Pak Gubernur untuk pelantikannya. Setelah disetujui, segera dilakukan pelantikan,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed