oleh

Tahun Depan, 100 Persen Warga Nikmati Gas Kota

-Sumsel-32 views

PRABUMULIH – Upaya pemerintah kota Prabumulih untuk menjadikan Prabumulih sebagai kota yang seluruh warganya akan menikmati gas rumah tangga akan segera terwujud. Itu menyusul disetujuinya rencana penambahan 4 ribu sambungan rumah (SR) oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas (Migas).

Informasi dihimpun koran ini, pembangunan jaringan baru gas kota di Kota Nanas ini bakal direalisasikan pada 2020, sehingga 100 persen warga Prabumulih menikmati gas kota atau gas rumah tangga tersebut. Walikota, Ir H Ridho Yahya MM ketika dikonfirmasi, tidak menampik, soal penambahan jaringan gas kota pada 2020 bakal direalisasikan. “2020, kalau tidak ada halangan 4 ribu SR jaringan gas kota bakal dibangun lagi. Menyelesaikan masyarakat belum menikmati gas kota,” terang Ridho, Jumat (26/7).

Basic CMYK

Sebenarnya kata Ridho, tersisa 3,2 ribu sambungan lagi untuk mencapai 100 persen gas kota. Akan tetapi ditakutkan kata dia, masih ada rumah yang belum terdata pemasangan gas kota. “Makanya, disediakan space sekitar 4 ribu SR. Harapannya, usai pemasangan 4 ribu SR, 100 persen masyarakat Prabumulih menikmati gas kota,” ujar ayah tiga anak ini.

Menurutnya, pendataan gas kota masih terus dilakukan. Harapannya, agar masyarakat belum memakai gas kota untuk segera mengusulkan melalui lurah/kades atau Ketua RT/RW. “Kecuali yang diputus, kita tidak pasang lagi. Sehingga, 100 persen warga benar-benar menikmati gas kota,” tegas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Bebernya, untuk pemasangan 4 ribu SR ini diusulkan memakai meteran token. Tetapi, sayangnya Kemen ESDM tetap memakai meteran reguler. “Meski demikian, kita mengapresiasi Kemen ESDM menuntaskan masalah gas kota hingga seluruh warga ke depan, menikmati gas kota,” tukasnya. Terpisah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Matnur Latief ST MM dikonfirmasi awak media membenarkan hal itu.

“Sebenarnya, hasil pendataan kita. SR harusnya dipasang sekitar 3,2 ribu, tetapi dibulatkan 4 ribu SR. Rencananya, pembangunan jaringan baru gas kota pada 2020,” aku Latief sapaan akrabnya kepada awak media, Jumat (26/7).

Dia menerangkan, penandatangan kerja sama (Memorandum of Understanding, MoU) telah dilakukan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM di Kemen ESDM pada Kamis (25/7), Jakarta. “Penandatangan MoU, sudah dilakukan Pak Wako. Tinggal menunggu realisasinya saja, pembangunan jaringannya pada tahun depan,” ucap Mantan Sekretaris Dinas Pertambangan Energi Lingkungan Hidup (DPELH).

Sambungnya, jika terealisasi pembangunannya, jaringan gas kota mencapai 48 ribu SR. Artinya, 100 persen warga Prabumulih sudah menikmati gas kota. “Pak Wako sendiri mengusulkan pemasangan SR tersebut menggunakan meteran token. Dan, bukan regulker. Karena, gas kota token lebih mudah dalam pembayaran tagihan gas kotanya. Ketimbang gas kota reguler. Rentan tunggakan,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed