oleh

Tabrakan, Dua Orang Dilarikan ke RS

-Ringkus-555 views

PRABUMULIH – Kecelakaan Senin (19/3) siang sekitar pukul 12.15 WIB terjadi di jalan alternatif Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai.
Motor Honda Mega Pro bernomor polisi BG 5211 IV dikendarai Dodi (23) dan Rais (22) yang merupakan warga Kelurahan Tugu Kecik Kecamatan Prabumulih Timur bertabrakan dengan mobil Ayla warna merah nomor polisi BG 1207 CH milik Wahidin hingga penyok.
Kecelakaan di ruas jalan yang sempit itu sempat membuat kemacetan beberapa saat sebelum akhirnya kemacetan bisa diurai. Pantauan koran ini di lokasi kejadian, akibat dari kecelakaan itu kedua penggendara sepeda motor tersebut terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa yang menimpa dua pegawai Koperasi Rukun Abadi Kota Prabumulih tersebut bermula, saat Rais yang menggendarai sepeda motor merek honda mega pro dengan nomor polisi BG 5211 IV dengan membonceng Dodi tersebut, datang dari arah Pemkot Prabumulih menuju ke arah jalan Lingkar di jalan alternatif itu, melaju beriringan bersama satu buah mobil bak merek strada dengan kecepatan tinggi.
Sementara, dari arah berlawanan yakni dari arah jalan lingkar melaju mobil ayla warna merah dengan nomor polisi BG 1207 CH yang dikemudikan Wahidin dengan berpenumpang bernama Bayu saat itu.
Kemudian, secara tiba-tiba tampak dari arah belakang mobil bak strada muncul sepeda motor yang dikendarai Rais, yang berboncengan dengan Dodi tersebut, hendak menyalip mobil bak merek strada yang berada di depannya dengan kecepatan tinggi. Lalu, tabrakan pun tak terelakkan.
“Dio ini (penggendara sepeda motor,red) kan beriringan dengan mobil bak merek strada didepannyo dari arah pemkot. Tapi ruponyo dio ini nak motong mobil itu, jadi laju nombor mobil kami ini yang dari arah lingkar oleh jarak lah dekat nian,” kata Bayu yang duduk di posisi penumpang bersama Wahidin pengemudi mobil ayla warna merah dengan nomor polisi BG 1207 CH itu.
Ditanya, hendak menuju kemana dan dari mana saat itu dirinya mengaku bahwa dirinya hendak menemani pemilik mobil Wahidin membayar pajak ke samsat Kota Prabumulih. “Nak bayar pajak kami,” katanya singkat mengakhiri pembicaraan saat itu.
Sedangkan, ditanya soal kerugiaan yang dialaminya, Wahidin mengaku akibat kejadian kecelakaan tersebut dirinya mengalami rugi yang ditafsir hingga jutaan rupiah. “Ay, kalu lebih 10 jutaan nak beneri itu,” celetukknya singkat saat itu.
Sedangkan, di tempat yang sama, Imron salah satu teman sekantor dari Dodi dan Rais menyebutkan bahwa, Dodi dan Rais merupakan pegawai koperasi Rukun Abadi yang berada di keluarahan Tugu Kecik Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.
“Kami begawe di koperasi Rukun Abadi, dan Dodi samo Rais ini dari Lahat yang tinggal di kantor di kelurahan Tugu Kecik,” tandasnya saat itu seraya menyebutkan kondisi motor temannya yang rusak parah dibagian lampu depan dan stang motor.
Saat itu juga dari pantauan koran ini dilokasi kejadian tersebut tampak telah hadir polisi lalu lintas dari Satlantas Polres Prabumulih. “Korban sepeda motor ini yang nak dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa dulu,” tandas petugas Satlantas tersebut yang tak ingin sebutkan namanya saat itu. (01)

News Feed