oleh

Survey Penerapan Tatap Muka Terbatas

PRABUMULIH – Berkembangnya informasi terkait penerapan pembelajaran secara tatap muka terbatas, tahun ajaran baru  menjadi perhatian SMA Negeri 7 Prabumulih.

Sekolah beralamat di Jalan Lingkar Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih ini saat ini mulai melakukan survei terkait kesiapan pelaksanaan penerapan pembelajaran tatap muka terbatas.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Prabumulih, Leonardi jayaputra mpd saat mengikuti Talkshow bincang pagi di Radio pentas 987 FM, pada Kamis (10/6/2021)

“Beberapa hal sudah kita bahas mengenai persiapan penerapan pembelajaran tatap muka, diantaranya hampir 50% guru kita sudah divaksin,  serta sarana protokol kesehatan sudah siap, hingga sarana lainnya terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas,” jelasnya.

Pria yang sebelumnya mengajar di SMA Negeri 2 Prabumulih ini juga sangat berharap agar penerapan pembelajaran tatap muka, meski terbatas namun bisa dilaksanakan. Karena penerapan pembelajaran dari jarak jauh ini membuat lelah bukan hanya siswa namun juga guru lebih lelah lagi.

Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah, adanya program yang akan menjadi ciri khas SMA Negeri 7 Prabumulih ini dapat diterapkan secara maksimal jika sudah melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.

Program SMA Negeri 7 Prabumulih ada yang namanya smart english, dimana nanti dalam penerapannya, mengajak anak-anak untuk lebih nyaman menggunakan bahasa Inggris. bukan hanya dalam konteks formal namun juga sebagai bahasa yang digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Serta aktivitas siswa di luar jam belajar yaitu Tahfiz Al- Qur’an. “Kita ingin memperkenalkan SMA Negeri 7 sebagai sekolah yang religius, dan jika mendengar sekolah yang berbahasa Inggris Maka SMA Negeri 7 yang ada dalam pikiran masyarakat, karena itu kita berharap Hal ini dapat berjalan lebih maksimal Karena di masa pandemi tidak bisa dimaksimalkan,” bebernya.

Hal lain yang memberikan ciri religi SMAN 7 adalah inovasi sekolah yang selama ini sudah dijalan, khusus tentang kegiatan religi di sekolah seperti shalat dhuhah berjemaah, sedekah rutin, kultum pagi dan aktivitas ibadah lainnya.

“Kami semua berharap agar SMAN 7 nantinya dapat menonjolkan diri khusus untuk siswa yang memiliki semangat menghafal al Quran, meski kita merupakan sekolah umum.  dan insyaallah kita mencetak generasi mahir berbahasa inggris melalui program smart english,”jelasnya yang didampingi wakilnya Aidil fitri, Erdimawan. (05)

Komentar

News Feed