oleh

Surat Suara Cadangan PSU Tak Dilipat

//Surat Suara Rusak Capai 927 Lembar

PRABUMULIH – Satu kotak surat suara berisi 2 ribu lembar diperuntukkan sebagai cadangan surat suara Pemilihan Suara Ulang (PSU), tidak dilipat oleh petugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pelipatan surat suara Pilkada Serentak, Pemilihan Wali Kota (Pilwako).
Artinya, hanya 64 kotak surat suara berisi 2 ribu lembar dan 1 kotak surat suara berisi 1.033 lembar yang telah selesai pelipatannya pada 31 Mei lalu, oleh 36 petugas Sekretariat KPU yang dibagi 2 kelompok atau tim.
“Alhamdulillah, pelipatan surat suara bisa dirampungkan tepat waktu. Empat hari yang dijadwalkan, hingga 31 Mei surat suara semuanya berhasil dilipat. Meski, ditemukan surat suara yang rusak mencapai 927 lembar,” ujar Ketua KPU, M Takhyul Hamid SIP dikonfirmasi, Kamis lalu (31/5).
Ia merinci dihari pertama ditemukan sebanyak 81 surat suara rusak, dihari kedua sebanyak 295 lembar, dihari ketiga 190 lembar, dan dihari terakhir sebanyak 361 lembar.
“Sehingga, total surat suara rusak Pilwako sebanyak 924 lembar. Terbanyak temukan hasil sortir dan pelipatan serta penyusunan di hari terakhir surat suara rusak sebanyak 361 lembar,” bebernya.
Kata dia, pelipatan tersebut tepat selesai sekitar pukul 16.30 WIB. Usaha dan kerja keras selama empat hari tersebut, 32 petugas Sekretariat KPU terbayar sudah dengan selesainya pelipatan surat suara tersebut.
“Pelipatan surat suara Pilwako memang telah selesai, tetapi petugas Sekretariat KPU masih punya tugas melipat surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub). Surat suaranya, sudah tiba 2 Juni lalu. Tengah kita jadwalkan pelipatannya, kemungkinan juga empat hari tak jauh berbeda dengan Pilgub. Karena, jumlahnya sama,” bebernya.
Sementara itu, kata dia, surat suara yang rusak tersebut telah diberita acarakan. Selanjutnya, disimpan dan diamankan terlebih dahulu. Ia akan berkordinasi terlebih dahulu dengan Panwaslu dan Polres Prabumulih, prihal surat suara rusak tersebut.
“Soal kekurangan surat suara sebanyak 927 lembar karena rusak dan 904 lembar, kita akan berkordinasi dengan KPU Provinsi. Setelah clear, bisa saja dilakukan penambahan dengan mencetak surat tersebut,” tukasnya. (03)

News Feed