oleh

Supervisi dan PMP Tolak Ukur Mutu Sekolah

-Pendidikan-492 views

PRABUMULIH – Saat ini para pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih sedang dapatkan tugas dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Selatan untuk melakukan supervisi mutu dan Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP). Hal ini sangat penting dilakukan sebagai tolak ukur mutu suatu sekolah. pelaksanaan supervisi dan PMP juga merupakan tugas rutin yang dilakukan oleh para pengawas namun untuk tugas yang diberikan langsung oleh LPMP untuk mendapatkan hasil melihat tolak ukur untuk suatu sekolah.

Menurut Koordinator Pengawas, H Asdiqi, saat ini setidaknya seluruh sekolah negeri dilakukan supervisi oleh para pengawas yang mendapatkan tugas langsung dari LPMP, sedangkan PMP seluruh sekolah harus dilakukan. “Dalam melakukan supervisi dan PMP, seorang pengawas harus melaksanakan minimal 4 kali pertemuan dalam kurang lebih 3 bulan, mulai sekarang hingga Oktober mendatang,”jelasnya.

Beberapa hal yang dimonitor saat melakukan Supervisi Sekolah, yaitu Standar Nasional Pendidikan (SMP), gerakan literasi sekolah,penguatan pendidikan karakter (PPK), Kurikulum 2013 sistem penjamin mutu internal (SPMI), selain itu managemen Sekolah, kemampuan guru mengajar dan dampak guru mengajar pada siswa.

“Sedangkan pemetaan mutu pendidikan hanya fokus pada 8 standar pendidikan nasional saja, diantaranya mulai standar isi, standar proses, standar pengelolaan, standar sarana dan prasarana sekolah serta standar pendidik dan tenaga kependidikan,”bebernya. Dikatakan oleh Asdiqi, pelakanaan Supervisi mutu dan pemetaan mutu dilakukan dengan waktu yang sama, dengan tujuan untuk meningkatkan supervisi mutu suatu sekolah.

Tidak semua pengawas diberikan tugas untuk melakukan supervisi dan PMP, hal tersebut disesuaikan dengan cost yang dikeluarkan oleh LPMP. “Untuk Supervisi hanya 10 orang pengawas Sedangkan Untuk PMP 16 pengawas. Jadi ada pengawasanyang hanya kebagian melakukan supervisi juga pengawas yang mendapatkan tugas melakukan PMP dengan jumlah sekolah yang juga berbeda,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed