oleh

Sulap Kelekar jadi Berwarna

Buang Sampah di Sungai, Sanksi Sosial Menanti

PRABUMULIH – Usaha tak pernah menghianati hasil. Itulah yang dirasakan oleh masyarakat RT 6 RW 4, dan pihak Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan.

Betapa tidak, kondisi sungai kelekar yang awalnya kumuh dan dipenuhi sampah kini mulai bersih dan rapi.

Tak hanya itu, keinginan Lurah Majasari Inggit Damayanti SE menjadikan sungai kelekar sebagai destinasi wisata berlahan mulai terwujud.

Setelah Sabtu (21/9) gotong royong secara rutin dilakukan, Minggu (22/9) bersama warga dan dibantu tim padu mandiri pihak keluarahan mengecat talud sungai kelekar di RT 6 RW 4.

“Banyak keinginan yang ingin kami wujudkan, selain kebersihan secara rutin dijaga oleh masyarakat. Kelekar ingin dijadikan destinasi wisata, namun itu akan terwujud bila didukung penuh oleh masyarakat,” kata Lurah Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Inggit.

Ia mengaku beruntung, program yang digagas unuk mewujudkan lingkungan bersih dan kelekar bersih disambut antusias masyarakat. “Masyarakat begitu antusias, apalagi sekarang sudah begitu banyak perbedaannya,” tuturnya.

Kedepan ia berharap, program gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin terus berjalan. Karena itu, pihak kelurahan tak segan akan memberikan sanksi bagi masyarakat yang masih “kucing-kucingan” membuang sampah di sungai. “Akan kami berikan sanksi sosial, bagi yang melihat silahkan difoto. Nantinya akan kami posting di media sosial,” terangnya.

Sementara bagi warga yang berhasil menjepret “pelaku” akan menerima reward dari pihak Kelurahan. “Kami siapkan hadiah untuk warga yang menjepret,” ucapnya.

Camat Prabumulih Selatan Sukarno SH menambahkan, upaya untuk mewujudkan lingkungan bersih tak hanya dilakukan di Kelurahan Majasari. “Seluruh wilayah di Kecamatan harus bersih. Khusus yang ada sungai itu wilayah Kelakar itu Sukajara, Majasari,” kata Sukarno dibincangi usai bergotong royong bersama warga.

Terpihah Ketua kelompok Padu Mandiri Muhajir menyampaikan, pihaknya siap turun tangan untuk membantu mewujudkan kelekar menjadi indah dan berwarna. “Kami siap selagi diminta, karena memang sudah menjadi keiginan kami selaku pencinta lingkungan sungai itu menjadi bersih,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed