oleh

Suguhkan Pameran Permainan Tradisonal Diacara Nobar Film PKI

PRABUMULIH – Bersamaan dengan acara nonton bareng film G 30 S.PKI yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Prabumulih juga berencana untuk menggelar pameran permainan tradisonal.
“Insyallah ini sedang kita rancang, mudah-mudahan rencana itu bisa terwujud,” kata Ketua KNPI Arafik Zamhari SPdI dibincangi kemarin (3/1).
Rafik-begitu-disapa mengungkapkan, akan digelarnya dua acara tersebut tak lain untuk kembali menyuguhkan pengetahuan sejarah kepada masyarakat terutama generasi muda. “Remaja harus tau bahwa komunis itu sangat berbaya,” imbuhnya.
Sementara untuk pameran permainan tradisonal perlu dilakukan, mengingat saat ini seiring perkembangan jaman permainan tradisonal sudah mulai tergerus oleh jaman. “Apalagi dengan kecanggihan teknologi, nyaris tak pernah kita lihat permainan tradisonal seperti dijaman kita dulu. Jaman lepas bermain bersama, keratif menciptakan mainan sendiri,” imbuhnya.
Seperti permainan cetoran, permainan perang, gasing, engrang, bakiak meski sederhana namun ada pesan tersendiri dibalik permainan tersebut. “Seperti bakiak itu mengajarkan kekompakan, yang sejatinya pesan didalamnya memang kita generasi muda harus kompak dalam mendukung pembangunan,” tuturnya.
Selain sudah sangat jarang terlihat dimainkan, keberadaan mainan tradisonalpun ungkap Rafik juga mulai langka. “Kalaupun ada hanya moment tertentu, kita ingin pelajar, generasi muda mengenal permainan zaman dulu, dan tidak salah jika kembali dihidupkan,” terangnya.
Nah, dalam kesempatan kemarin ayah satu anak ini mengungkapkan nantinya pihaknya akan menampilkan kejutan. “Salah satu permainan tradisonal akan kami tampilkan,” jelasnya.
Ketua Aliansi Pemuda Prabumulih Peduli Indonesia (AP3I) Resa Wirastya Amd mengaku sangat mendukung rencana tersebut. Sebab ungkap dia, jangankan rejama sekarang orang tuapun bisa jadi belum ada yang menonton film yang menggambarkan tentang bahaya komunis tersebut. “Dengan diputarnya film ini akan menambah wawasan dan edukasi kepada generasi sekarang,” ucapnya.
Lebih jauh, selaku pemuda di kota ini dirinya juga mengaku siap untuk turut serta, berpastisipasi dalam meramaikan pameran permainan tradisonal tersebut. “Yang pasti akan membawa kita kekenangan masa lalu, sayang jika tidak didukung,” tukasnya. (05)

News Feed