oleh

Studi Banding Belajar Pengelolaan Keuangan

-Metropolis-128 views

PRABUMULIH – Mendapat informasi dari Kementerian Keuangan (Kemenku), kalau Prabumulih sudah 6 kali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dan tercepat penyampaian pelaporan keuangan.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menugaskan tim dari Badan Keuangan Daerah (BKD), untuk belajar kesuksesan Kota Prabumulih. Nantinya, diterapkan di salah satu kabupaten di Provinsi Jambi tersebut.

Diwakili Kabid Pengelolaan Keuangan, Riza Pahlevi bersama staff mendatangi BKD Kota Prabumulih melakukan studi banding.

“Kita ke sini ditugasi Pak Bupati. Memang, untuk belajar. Agar bisa menyampaikan laporan keuangan tercepat dan juga meraih predikat WTP,” ujarnya di sela-sela kunjungan.

Ia berharap, agar Pemkot Prabumulih bisa menularkan ilmu, sehingga Pemkab Tanjab Timur dapat lebih cepat menerbitkan laporan.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa selama ini laporan keuangan Pemkab Tanjung Jabung Timur baru selesai disusun akhir Maret, sementara Kota Prabumulih sudah menerbitkan laporan awal bulan Februari.

“Untuk itu agar kiat-kiat atau teknis pengelolaan laporan keuangan agar penyampaiannya cepat dan juga meraih predikat WTP dapat disampaikan,” jelasnya.

“Harapan kita, Prabumulih membantu kita belajar. Dan, tadi memang telah dijelaskan secara gamblang oleh Kaban BKD kiat-kiat maupun langkahnya,” terangnya.

Kunjungan tersebut, diterima Kepala BKD Kota Prabumulih, H Jauhar Fahri SE AK CA di ruang kerjanya.

Ia mengungkapkan, telah membagi ilmunya. Dengan jelas, beberapa kiat dan upaya untuk penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sehingga sesuai aturan.

“Termasuk juga prosedur dan langkah agar penerbitan laporan lebih cepat dan sesuai ketentuan,” terangnya.

Harapannya, dengan dibagikan ilmu, pelaporan LKPD Pemkab Tanjung Jagung Timur semakin cepat dan baik.

“Sehingga, tidak hanya tercepat. Tetapi, meraih WTP seperti diharapkan,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed