oleh

Sosialisasikan Ijazah Sebelum di Distribusikan

-Pendidikan-98 views

SUDIRMAN – Meski pengisian blangko ijazah rutinitas tahunan di setiap sekolah, namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih perlu mensosialisasikan tata cara pengisian ijazah baik di tingkat SD hingga SMP. Hal ini mengingatkan agar kepala sekolah tidak ada kesalahan dalam pengisian blangko ijazah.
Selain jumlah blangko ijazah sangat terbatas juga diharapkan dapat meminimalisir kesalahan yang akan terjadi setelah disosialisasikan mengenai tata cara pengisian Ijazah yang benar. Karena itulah sampai saat ini blangko ijazah belum didistribusikan meski sudah ada di kantor Disdikbud sejak beberapa waktu lalu.
“Saya juga perlu mempelajari mengenai nomor seri dan lain-lain yang ada di blangko ijazah tersebut untuk disosialisasikan kembali ke pihak sekolah, meski sudah menjadi rutinitas Namun kita perlu disosialisasikan sebagai pengingat,” kata Kepala Disdikbud, Kusron SPd MSi melalui Kasi Kurikulum Bidang Pembinaan SD, Witomo Atmojo SPd saat disambangi koran ini Rabu, 3/7.
Pria ini juga mengatakan, sebagai pejabat yang baru saja memegang amanah ditempat baru, dia berharap agar tidak melakukan kesalahan dalam menjalankan tugas. Selain itu saat ini dalam jadwal libur sekolah, sehingga sosialisasi mengenai blanko ijazah belum dilakukan secara besar besaran ke sekolah.
“Kita berangsur melaksanakan tugas dengan berhati hati. Kita juga belum berani buka blanko ijazah yang masih berada di dalam karung saat baru datang dari pengiriman, insyaallah secepatnya akan kita buka dengan disaksikan oleh Kepala Dinas dan beberapa orang sebagai saksi,” bebernya.
Diketahui tahun ini blangko ijazah dikirim dari Kementrian sebanyak 3910 eksemplar. Jumlah tersebut adalah untuk kebutuhan peserta ujian tahun ini dengan blangko ijazah kurikulum tingkat satuan pembelajaran dan kurikulum 2013 (KTSP dan K13) serta blanko cadangan.
“Yang menulis ijazah juga adalah para guru kita mengantisipasi human error yang bakal terjadi karena itu jumlah blanko ijazah disediakan untuk blangko cadangan untuk menggantikan jika terjadi kesalahan,” tandas pria yang sebelumnya bertugas di Bidang Paud dan Pendidikan non formal ini. (05)

Komentar

News Feed