oleh

Soroti TPS Ilegal

PRABUMULIH – Banyaknya tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di sejumlah tempat di Kota Nanas ini, menjadi sorotan Pemerintah kota (Pemkot). Karena dinilai merusak keindahan kota.

Hal itu ditegaskan Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH ketika memimpin rapat kordinasi (Rakor) bersama Lurah dan Kepala Desa (Kades) di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemkot, Selasa (5/1/2021).

“Bahkan, sejumlah TPS ilegal berada di pinggir jalan. Seperti di depan Jalan Jenderal Sudirman Simpang Alai Batu, di depan KIR, dan lainnya. Jelas merusak pemandangan kota,” ujar Fikri, sapaan akrabnya.

Nah, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kata Fikri. Diharapkan, Lurah dan Kades mencarikan lahan agak ke dalam untuk TPS resmi.

“Selain itu juga, melakukan pengadaan sepeda motor sampah lewat dana kelurahan/desa. Sebagai angkutan sampah, dan itu tidak menyalahi aturan. Sehingga, ke depan kelurahan/desa pengelolaan sampah bisa baik,” bebernya.

Tidak hanya itu, ungkap suami Hj Reni Indahyani SKM MSi ini, termasuk juga pengadaan Pekerja Harian Lepas (PHL) dilakukan kelurahan/desa. “Untuk tenaga PHL kebersihan, nantinya dibayar Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) honornya. Tidak mengganggu dana kelurahan/desa,” tukasnya.

Ia pun mewanti, agar perekrutan PHL kebersihan agar kerja maksimal dilakukan sebaik-baiknya dan jangan karena suatu hal. “Nanti, kalau bermasalah. Sulit memberhentikannya, makanya dilakukan secara benar dan bukan karena hal-hal tertentu. Ini kita lakukan, agar Prabumulih bersih dari sampah,” tutupnya. (03)

Komentar

News Feed