oleh

Soal Kontrak Kios, Pemkot Harus Tegas

-Metropolis-345 views

PRABUMULIH – Ancaman untuk memutus kontrak sewa kios di Tugu Kecik menjadi sorotan DPRD. Anggota Komisi I DPRD, Hartono Hamid mendesak pemerintah kota untuk tegas dan merealisasikan ancaman tersebut, khususnya bagi penyewa yang tak kunjung menempati kios sejak diperbaiki.

“Harus segera diputus kontraknya, jangan dibiarkan begitu saja. Karena, merugikan masyarakat lain yang ingin memanfaatkannya,” ujar Om Ton-sapaan akrabnnya kemarin (6/2).

Om Ton mengaku sudah mendengar alasan sejumlah penyewa kios. Mereka mengaku belum berani beroperasi karena saat ini perekonomian tengah melambat akibat pengaruh harga komoditas karet yang belum membaik.

“Sekarang harga karet sudah naik, jadi tidak ada alasan lagi tidak ditempati kios tersebut. Kalau tidak ditempati, mana bisa ramai pengunjung yang datang,” ujar Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Pihaknya juga mendesak, agar Pemkot meningkatkan pengawasan kepada pemilik kios. Supaya benar-benar dipakai, dan tidak lagi kosong seperti selama ini. “Kalau tidak ditempati, meski sudah kontrak harus dialihkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Drs H Jauhar Pahri Ak MM menjelaskan, soal rekomendasi pemutusan kontrak kios di Taman Tugu Kecil tersebut. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kelurahan, lantaran tahu persis yang mana kios yang di tempati atau tidak. “Jika kelurahan merekomendasi putus kontrak, akan kita proses lebih lanjut,” kata dia.

Lurah Tugu Kecil, Septriyanti SH mengungkapkan, kalau pihaknya telah merekomendasikan dua kios untuk tidak diperpanjang kontrak. Lantaran, sejak selesai dibangun tidak penah ditempat.

“Berbeda dengan 10 kios lainnya, masih kita rekomendasikan untuk diperpanjang kontraknya. Meski, kita tidak menampik hanya 4 kios yang rutin ditunggu dan buika. Sementara 6-nya kadang buka dan tidak,” bebernya. (06)

News Feed