oleh

SMPN 5 Prabumulih Pastikan Kelengkapan Protokol Kesehatan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Kusron SPd MSi

 

Kepala Sekolah SMPN 5, Lutfi SAg MM

Setelah selesai melaksanakan sosialisasi terbatas kepada para siswa baru, dalam kegiatan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), diisi dengan perkenalan struktur sekolah, dan persiapan pembelajaran dari jarak jauh berbasis digital, menggunakan aplikasi google classroom.

“Saat ini semua buku sudah didistribusikan kepada para siswa, sebagai bahan untuk mereka belajar dari jarak jauh. Kita beraharap semuanya dapat berjalan, dan para guru dapat mewujudkan tujuan pembelajaran  ditengah pandemi lebih ditekankan kepada pendidikan karakter dan akhlak siswa,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 5 Prabumulih, Lutfi SAg MM, belum lama ini.

Lantaran menunggu status Kota Prabumulih zona hijau, SMPN 5 Prabumulih yang beralamat di Kelurahan Muara dua Kecamatan Prabumulih Timur ini,

pastikan kesiapan protokol kesehatan covid-19 sesuai standar Pemerintah untuk layak melaksanakan pembelajaran tatap muka. Beberapa titik terpasang sosialisasi mengenai SMPN 5 sebagai kawasan wajib masker dan sering mencuci tangan.

“Untuk wastafel semuanya sudah permanen di setiap depan kelas. Ada juga tambahan di gerbang utama sekolah, tempat duduk dalam kelas sudah diatur berjarak. semua siswa wajib menggunakan masker, bahkan kita juga menyediakan stock bagi siswa yang tidak membawa masker, sebagai antisipasi,” jelasnya.

Diketahui Sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, SMPN 5 Prabumulih mulai berjuang untuk meraih predikat Adiwiyata mandiri di tahun 2021 mendatang. Penerapan pengurangan sampah plastik sudah dimulai sejak dulu, bahwa keluarga sekolah membawa botol dan tempat makan sendiri. “Kita menghimbau dengan memberi contoh, saya sendiri yang sudah membiasakan membawa tempat makan dan minum sendiri, dengan begitu diharapkan jadi teladan untuk keluarga besar  SMPN 5,” harapnya.

Saat ini, sekolah memiki motto Religius, amanah, mandiri, aman dan harmonis  (Ramah) ini, sedang mempersiapkan sekretariat untuk semua ektsra kurikuler di sekolah, agar dapat lebih optimal dalam melaksanakan program kerja. seperti Organisasi Siswa Intera sekolah (OSIS) dan beberapa ekstrakurikuler (ekskul) lainnya.

“Kita juga sudah ada tim gugus tugas covid-19 di sekolah, sebentar lagi ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sudah bisa digunakan dalam waktu dekat ini. Bahkan untuk Ekskul Pramuka, kita menjadi percontohan, begitu juga ekstra kurikuler yang lainnya di SMPN 5 diharapkan dapat bersinergi memajukan program sekolah,” harapnya.(05/adv)

Salah satu sarana tempat cuci tangan siswa di gerbang utama SMPN 5

 

Ukur suhu tubuh siswa saat masuk lingkungan Sekolah

Komentar

News Feed