oleh

Siswa Nyaman, Transfer Ilmu Lebih Mudah

-Pendidikan-66 views

PRABUMULIH – Seminar nasional masalah informasi teknologi (IT) dan peningkatan kompetensi guru, diharapkan bisa menjadi bekal para guru dalam rangka membuat siswa nyaman untuk memudahkan transfer ilmu. Hal itu ditekankan Kabid Kurikulum Disdikbud Provinsi, DR Arwan MPdI ketika menyampaikan sambutannya pada kegiatan Pertamina Cerdas digelar PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) di RM Mahkota, Jumat (6/9).

Menurutnya, ada tiga hal manfaat kegiatan tersebut. Yaitu, pengayaan kurikulum K-13, teknologi bisa bersama dengan pendidikan, dan bagaimana mengelola anak. “Kegiatan ini sangat positif, mempersiapkan guru menghadapi era digital dan kompetensi guru,” pesannya. Ungkapnya, seminar tersebut merupakan langkah besar ditunggu-tunggu dan dinanti. Ucapnya, sekarang ini tantangan bagu guru makin berat.

“Makanya, banyak bekal perlu disiapkan guru, untuk mengajar. Ke depannya, lebih banyak lagi peserta mengikuti seminar ini. Sebagai, agen perubahan dan pembaharuan bagi dunia pendidikan di Kota Nanas ini. “Nara sumber dihadirkan, juga berkompeten dan mumpuni. Untuk memberikan pencerahan kepada para guru ini,” tambahnya.

Kata dia, ini ruh pendidikan. Bagaimana mencerdaskan anak. Memuliakan anak, mengelola anak. “Sehingga, anak nyaman besar. Dan, transfer ilmu jauh lebih mudah,” tambahnya. Asisten III, HM Rasyid Sag MM menyebutkan, kalau Pemkot mengapresiasi menempatkan CSR di Prabumulih. “Apalagi, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di kota ini khususnya,” bebernya.

Lewat kegiatan ini, kata dia bisa memberikan pencerahan bagi guru SMA. “Guna menghadapi era industri 4.0 dan peradaban 5.0,” pungkasnya. Menghadapi zaman milenial para guru SMA di tiga sekolah, yaitu SMAN 1, SMAN 2, dan SMAM 5. Dibekali kemampuan Informasi Teknologi (IT) dan juga kompetensi guru ditingkatkan. Pembekalan tersebut sengaja diberikan PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) Sumatera Bagian Selatan (SBS) lewat program CSR, Pertamina Cerdas bentuk kepedulian perusahaan di dunia pendidikan.

Panitia Pelaksana PDSI, Aryo Suharjono menerangkan, kegiatan ini diikuti 40 orang guru dari tiga sekolah. Dalam rangka Pertamina Cerdas, membekali guru dalam meningkatkan kompetensinya. “Seminar nasional dan pelatihan kompetensi guru ini, sebagai bentuk kontribusi nyata Pertamina (PDSI, red) di dunia pendidikan. Lewat program CSR, Pertamina Cerdas sebagai salah satu pilar di Pertamina,” ujarnya.

Kata dia, pada seminar nasional dan pelatihan kompetensi ini menghadirkan nara sumber mumpuni di bidangnya. Baik, IT, literasi, psikologi, kurikulum, dan lainnya. “Dua hari kita gelar, tidak hanya teori. Tetapi, praktek supaya benar-benar bermanfaat,” tukasnya. Sementara itu, Asmen Project dan Support PDSI area SBS, Suwarto menjelaskan, kalau PDSI sangat mensupport untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Tantangan guru makin besar dan pelik di zaman digital dan milenial ini. Program CSR kita ini bisa memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan, sebagai modal utama,” pesannya. Ungkapnya, di era digital gadget bisa simalakama kalau tidak terkena dengan baik. “Kegiatan ini, komitmen perusahaan meningkatkan salah satu pilar lewat Pertamina Cerdas,” bebernya. (03)

Komentar

News Feed