oleh

Siswa Lebihi Rombel, Laporkan

-Pendidikan-49 views

PRABUMULIH – Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi, Ijum SPd MM menjawab persoalan antara kesenjangan antara sekolah swasta dan negeri. Ia mengatakan, kalau jumlah siswa diterima siswa negeri harus disesuaikan dengan rombongan belajar (rombel) di sekolah tersebut.

Kalau melanggar, kata dia, pihak swasta bisa melaporkannya kepada Kadisdikbud kota/kabupaten, tingkat SD dan SMP. “Sementara itu, tingkat SMA bisa melaporkannya ke Kadisdik Provinsi. Selain itu, sekolah swasta harus meningkatkan daya saing,” ungkapnya di sela-sela konsolidasi dan pendataan sekolah swasta di Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (14/9) di Kampus Yayasan Islahul Ummah Karang Raja.

Untuk meningkatkan daya saing swasta, kata dia, sumber daya manusia (SDM). Khususnya guru kualitasnya harus ditingkatkan. “Salah satunya lewat pelatihan mandiri, untuk meningkatkan profesional guru. Sehingga, siswa didik menjadi berkualitas,” bebernya. Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Prabumulih, H Mat Amin SAg menerangkan, hasil konsolidasi ini diharapkan bisa menjadi bahan Disdikbud Provinsi mengambil kebijakan membantu sekolah swasta, khususnya di Prabumulih. Dan umumnya di Sumsel.

Pasalnya, kata dia, di Prabumulih ada 13 Yayasan dan Perguruan menyelenggarakan pendidikan swasta dengan sejumlah permasalahan. “Selain itu, terkomunikasi sekolah swasta dengan pemerintah. Sehingga, sekolah swasta bisa hidup dan berkembang,” aku Amin, sapaan akrabnya. Ke depannya, sekolah swasta. Kata dia, tidak kalah bersaing dengan sekolah negeri. “Disdikbud Provinsi, bisa mencarikan solusi dan memberikan solusi atas masalah dihadapi sekolah swasta tersebut,” terangnya sambil menyebutkan, ada 60 sekolah swasta mengikuti kegiatan tersebut. (03)

Komentar

News Feed