oleh

Simpan Sabu, Musleh Terjaring Razia Timsus Tantura

-Ringkus-145 views

PRABUMULIH – Patroli antisipasi tindak kriminal terus dilakukan Timsus Tantura Polres Prabumulih, untuk memberikan rasa aman bagi warga Kota Nanas ini. Hasilnya, tidak hanya pelaku kejahatan saja terjaring. Tetapi, juga sering juga penyalahgunaan dan peredaran narkoba berhasil ditangkap dan diamankan.

Seperti Selasa (24/9), Timsus Tantura berhasil mengamankan salah satu tersangka penyalahgunaan dan peredaran narkoba, yaitu Musleh (34), warga Jalan Raya Sungai Medang RT 02/RW 04 Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai ketika tengah melakukan patroli.

Dari tangannya, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti. Antara lain; 1 plastik klip bening berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,44 gram, 1 buah kotak rokok Magnum biru, 5 (lima) lembar plastik klip bening, dan 1 buah HP Maxtron warna silver.

Informasi dari sumber kepolisian, kalau penangkapan tersangka bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas melaksanakan giat patroli di wilayah Sungai Medang, lalu melihat gerak gerik pelaku mencurigakan pada saat didekati pelaku hendak melarikan diri.

Kemudian, petugas mengejarnya dan berhasil mengamankan tersangka. Ketika digeledah ditemukan barang bukti 1 paket sabu didalam kotak rokok magnum warna biru disimpan didalam kantong bagian belkang sebelah kiri.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawah ke Mapolres dan lalu diserahkan ke anggota Satres Narkoba guna proses lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH didampingi AKP Zon Prama SH dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka penyalahgunaan dan peredaran narkoba tersebut.“Tersangka dan barang bukti 1 paket sabu sudah kita amankan. Kini tengah dilirik dan kembangkan lebih lanjut kasusnya,” tukasnya.

Ungkap Tito, tersangka dijerat dengan Pasal 114dan Pasal 112 Undang-Undang (UU) No 35/2009 tentang narkotika dan psikotropika. “Tersangka terancam mendekam penjara minimal 5 tahun penjara dan paling lama 10 tahun penjara. Selain itu dikenakan denda minimal Rp 800 juta dan paling besar Rp 8 miliar,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed