oleh

Simpan Sabu di Saku Celana, Warga Karya Mulya Terciduk

-Ringkus-87 views

PRABUMULIH – Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba terus berlanjut dilakukan jajaran Satres Narkoba Polres Prabumulih, hasilnya salah satu tersangkanya kembali diciduk petugas. Tersangkanya, yaitu Suhandono alias Madon (46), tercatat warga Desa Karya Mulya Kecamatan, Rambang Kapak Tengah (RKT) pada Senin (19/8), sekitar pukul 11.30 WIB. Tersangka terciduk petugas, karena kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu.

Informasi dihimpun koran ini dari sumber kepolisian menyebutkan, kalau penangkapan tersangka bermula petugas mendapat laporan dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di Jalan Wisata dekat SMA N 08 Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat. Menindaklanjuti info tersebut petugas bersama BNN langsung melakukan penyelidikan dan benar pada sekitar 11.30 WIB berhasil mengamankan tersangka, Madon sedang berada di samping warung dekat SMAN 8.

Ketika dilakukan penggeledahan dengan disaksikan RT setempat ditemukan paket narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik klip bening dengan berat bruto 0,60 gram yang disimpan pelaku di dalam saku sebelah kanan dipakai pelaku. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Prabumulih, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BB Motor. Foto : Humas Polres

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kasat Narkoba, AKP Zon Prama S. didampingi Kanit Idik I, Ipda Sardinata SH membenarkan adanya kejadian penangkapan tersebut, saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Prabumulih.

Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa dua paket Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,60 gram, satu unit handphone nokia warna hitam dan satu helai celana pendek berwarna hitam. “Ungkap kasus tersebut dapat dilakukan berkat informasi diberikan masyarakat kepada Polres Prabumulih,” ujarnya.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku kita jerat dengan pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun,” tegasnya. (03)

Komentar

News Feed