oleh

Sidak Sembako, Cabai Keriting 72 Ribu Perkilo. Rawit Rp 80 Ribu Perkilo

-Ekonomi-88 views

grafis: sendi prabumulih pos

PRABUMULIH – Menjaga harga-harga sembilan bahan pokok (Sembako) stabil, dan juga memastikan ketersediaan stoknya aman di Kota Nanas ini. Polres Prabumulih melalui Unit Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim, rutin melakukan sidak di Pasar Inpres dan Gudang Sembako. Hasil pantuan harga sembako dan stoknya, harga cabai keriting terpantau Rp 72 ribu perkilo. Sedangkan, rawit 80 ribu perkilo. Sementara itu, harga sembako dan stok lainnya masih relatif aman.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH membenarkan hal itu. “Sidak ini, kita lakukan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan kelangkaan dan kenaikan harga sembako. Sidak kita lakukan di Pasar Inpres dan sejumlah gudang sembako. Antara lain; gudang bawang merah dan putih Mat Bawang,” ucap Rahman kepada awak media, Senin (29/7).

Kata dia, hasil pantauan harga cabai keriting dan rawit terpantau naik alias diatas harga normal. Karena, bawang datang dari luar Sumsel. Sedangkan, stok cabai lokal tidak tersedia. Karena, musim kemarau dan banyak petani tidak melakukan penanaman. “Harga cabai keriting hasil pantauan petugas Rp 72 ribu perkilo dan rawit Rp 80 ribu perkilo. Stok bawang putih dan merah tersedia, harga relatif normal. Perkilonya Rp 24 ribu,” terangnya.

Ia pun mengingatkan, agar agen tidak menimbun stok sembako hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga. Menyebabkan, keresahan masyarakat khususnya di Bumi Seinggok Sepembuyian ini. “Bisa dikenakan pidana, setiap hari petugas kita sebanyak 5 orang dari unit Pidek rutin terjun ke lapangan melakukan pemantauan harga,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed