oleh

Siagakan 90 Anggota Polisi

PRABUMULIH – Pasangan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota Ir H Ridho Yahya MM (Ridho) dan H Andriansyah Fikri SH (Fikri) bakal segera ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) tunggal pada 12 Februari mendatang.

Dan saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan agenda yang rencananya digelar di aula Hotel Gran Nikita.

Ketua KPU, M Takyul SIP menerangkan, agar acara berlangsung khidmat dan lancar tamu undangan hanya akan dibatasi untuk 200 undangan.

“Alasannya, itu berkaitan dengan kerawanan dan juga anggaran yang kita miliki. Karenanya, untuk penetapan calon kita hanya membatasi undangan sekitar 200 orang saja,” jelas Takhyul kepada koran ini, kemarin (7/2).

Sambungnya, selain paslon dan pendukung KPU juga mengundang tokoh masyarakat dan pihak lainnya. “Sekarang ini, sejumlah persiapan tengah kita lakukan. Termasuk juga, menyebar undangan kepada paslon, perwakilan parpol, pendukung, tokoh masyarakat, dan lainnya. Untuk teknisnya, silakan tanyakan ke Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaraan,” terangnya.

Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Wawan Irawan SSi menyebutkan, kalau persiapan penetapan paslon yang tinggal hitungan hari tersebut sudah sekitar 80 persen.

“Untuk pengamanan penetapan paslon, kita cukup intens berkordinasi dengan pihak kepolisian (Polres Prabumulih, red). Sekitar 20 persen lagi, persiapan penetapan paslon tersebut. Mudah-mudahan berjalan lancar,” ucapnya.

Wawan menyebutkan, kalau penetapan paslon tersebut dilakukan secara pleno terbuka. Dan, ia tidak menampik hanya membatasi undangan sekitar 200-an orang saja.

“Polres Prabumulih sudah kita surati, untuk pengamanan penetapan paslon tersebut. Undangan sendiri, sudah disebar ke paslon dan juga perwakilan parpol serta pendukungnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM dikonfirmasi melalui Kasat Intel, AKP Adi Sapril HS menyebutkan, kalau informasi diterimanya dari Bagian Operasional (Bag Ops) setidaknya sekitar 90 personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan pada penetapan paslon pada 12 Februari.

“Pasukan pengamanan yang disiagakan di sekitar lokasi penetapan paslon. Tidak hanya, jajaran Sat Intel. Begitu juga, Satrekrim, Satlantas, dan lain-lainnya. Untuk menjaga dan memastikan kondisi aman dan kondusif selama penetapan paslon berlangsung,” ucapnya.

Tambahnya, pihak Polres juga telah menyiapkan pasukan dari Sat Shabara berupa pasukan Dalmas (Pengendalian Massa). Dan, sudah dilatih dan mengikuti simulasi untuk mengantisipasi kerawanan dan hal-hal yang menganggu proses penetapan paslon.

“Selain itu, Polres Prabumulih juga menyiagakan pasukan Dalmas sekitar 30 orang atau 1 pleton. Dan, setiap sewaktu-waktu datang jika terjadi kerawanan atau hal-hal yang tidak diinginkan selama penetapan paslon di Aula Hotel Gran Nikita pada 12 Februari mendatang,” kata Adi. (03)

News Feed