oleh

Sevilla vs Real Betis: Jurus Julen

-Olahraga-24 views

SEVILLA — El Gran Derbi yang mempertemukan Sevilla dan Real Betis akan tersaji di Ramon Sanchez Pizjuan, dinihari nanti. Jurus jitu Julen Lopetegui dalam meredam Rubi akan kembali dibutuhkan Los Nervionenses untuk mengamankan tiga poin.

Strategi yang dipakai Julen Lopetegui sejauh ini memang cukup ampuh untuk mengungguli Rubi. Dalam dua pertemuan terdahulu mereka, pelatih berusia 53 tahun tersebut selalu keluar sebagai pemenang.

Ketika masih memimpin Real Madrid pada musim 2018/2019, Julen Lopetegui mengalahkan tim asuhan Rubi, Espanyol dengan skor 0-1. Lalu, saat ia menjabat juru taktik Sevilla di putaran pertama lalu dan Rubi sudah menjadi pelatih Betis, Lopetegui kembali menang 2-1.

Mengingat derbi ini menjadi partai pembuka pasca rehat La Liga pasca rehat sejak pertengahan Maret lalu, Lopetegui jelas ingin melanjutkan dominasinya atas Rubi. Apalagi, ini juga akan menjadi pertaruhan gengsi dia dan anak asuhnya.

Formasi 4-3-3 masih akan menjadi senjata andalan Lopetegui di jornada ke-28 ini dengan Suso, Luuk De Jong, dan Ocampos akan mengisi lini depannya. Trisula ini akan ditopang Jordan, Fernando, Ever Banega.

Kendati tanpa penonton, Lopetegui menegaskan keyakinannya mereka akan mempersembahkan tontonan menarik. Bagi dia, pertandingan di balik pintu tertutup tidak akan mengurangi gairah mereka dalam derbi Spanyol ini.

“Suasana derbi sangat istimewa dan tidak ada mesin yang mampu mereproduksi itu. Ada banyak derbi di dunia tetapi ini, jika bukan yang paling intens jelas salah satu yang paling menarik. Kami harus cepat beradaptasi dengan realitas yang berbeda,” kata Lopetegui kepada Partidazo de Movistar dikutip dari Hoy.

Tetapi, mantan pelatih timnas Spanyol itu memastikan tidak akan meremehkan Betis yang mengalahkan Real Madrid sebelum kompetisi disetop sementara. Menurutnya, ini pertandingan perdana pasca rehat akibat pandemi virus corona dan pasti akan berat.

“Kami bagus sebelumnya, Betis juga. Tetapi itu tidak ada hubungannya dengan bagaimana kami memulai. Ini adalah skenario yang berbeda, liga yang benar-benar bersejarah di mana kita akan memainkan sebelas pertandingan dalam waktu yang sangat singkat,” tegasnya.

Presiden Sevilla, Jose Castro juga berusaha menggemakan bagaimana pentingnya derbi Andalusia ini. Bagi Castro, El Clasico antara Barcelona dan Real memang lebih “penting”, namun derbi Seville adalah yang terbesar di Spanyol.

“Seville adalah kota paling gila sepak bola di Spanyol. Tidak ada pertandingan yang lebih besar dari Derbi Sevilla ini. Ini pertandingan yang melibatkan banyak ketegangan dan banyak gairah, baik di dalam maupun di luar lapangan,” jelas Castro kepada The Associated Press.

Sementara itu, Rubi mengatakan bahwa timnya akan berusaha memaksimalkan ketidakhadiran suporter tuan rumah. Kata dia, Bundesliga Jerman sudah memperlihatkan bagaimana klub tamu bisa meraih banyak hasil positif di laga tanpa penonton dan ia berharap itu bisa menulari mereka.

“Dari 46 pertandingan Bundesliga, hanya ada sepuluh kemenangan tuan rumah, atau hanya 21%. Kita akan melihat apakah tren yang sama terus berlanjut di sini,” kata pelatih bernama lengkap Joan Francesc Ferrer Sicilia tersebut.

Seperti halnya Lopetegui, pelatih asal Catalan itu juga menggunakan skema 4-3-3. Nabil Fekir dan Joaquin akan bahu membahu dengan Loren Moron di lini serang. Dan Rubi mengklaim anak asuhnya sudah sangat siap bertarung.

“Kami telah mencoba meningkatkan jumlah sesi latihan di stadion kami. Setiap pemain mengetahui bidang permainannya inci demi inci karena sudah menghabiskan banyak waktu. Kemudian kami juga banyak menekankan pada masalah konsentrasi,” jelasnya.

Oliver Torres dan Fernando bisa kembali memperkuat Sevilla setelah absen di laga terakhir mereka Maret lalu. Namun, Nemanja Gudelj harus jadi penonton karena akumulasi kartu kuning. Di pihak Betis, Juanmi adalah satu-satunya pemain yang akan absen. (amr/fin/*)

Komentar

News Feed