oleh

Setelah Sebelumnya Gelar Demo, Selanjutnya ini yang dilakukan AGRESI…

PRABUMULIH -. Aksi demontrasi dilakukan masyakarat yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Sipil (AGRESI) Prabumulih beberapa hari lalu terus berlanjut.

Massa yang menuntut agar Pemkot Prabumulih dapat menghentikan mobil angkutan kayu yang melebihi tonase yang selalu melintas di jalan Sudirman dengan leluasa.

Agresi ini akan menyampaikan kepada Geburnur Sumatra Selatan, tentunya dengan membawa rekomendasi dari walikota yang sudah ditangani H. Ir Ridho Yahya untuk menyetop operasi angkutan kayu Log PT Tel, MHP serta angkutan lain yang melebihi kapasitas daya dukung jalan lingkar Kota Prabumulih.

Sastra Amiadi pada Jumat (11/1) mengatakan, bahwa kepada pihak terkait, seperti Polres, Dishub dan Samsat untuk sama-sama melihat dan menyetop angkutan Log.

“Bagi yang melanggar aturan, seperti kelebihan tonase, pajak mobil yang mati, sopir yang tidak memiliki SIM, kendarannya minimal ditilang dulu, kalau pajaknya hidup, tonase sesuai, silahkan lewat,” ucapnya.

“Ini kan sudah diatur dalam Undang- Undang nomor 38 tahun 2004 tentang jalan, serta undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang angkutan lalulintas dan angkutan jalan,” pungkasnya. (rel/asa)

News Feed