oleh

Sesalkan Penyegelan SDN 6 dan 24. Minta Ahli Waris Lapang Dada

-Metropolis-62 views

PRABUMULIH – Ketua DPRD Ahmad Palo SE cukup menyesalkan aksi penyegelan SDN 6 dan 24 yang dilakukan ahli waris belum lama ini. Pasalnya, apa yang dilakukan menganggu kegiatan belajar dan mengajar siswa di sekolah tersebut. “Kita harap hal itu tidak terjadi lagi. Apalagi, informasi kita diterima kalau lahan SDN 6-24 sudah sah dan inkra asset Pemkot berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA),” ujar Palo, sapaan akrabnya kepada awak media, Senin (2/9).

Harapannya, kegiatan proses belajar mengajar di kedua SD tersebut tidak lagi terganggu dan berjalan lancar. “Silakan saja berpolemik, tetapi kegiatan belajar tidak boleh terganggu dan harus tetap jalan,” tukasnya. Dia menerangkan, hendaknya ahli waris ikhlas dan rela dengan lapangan dada menyikapi masalah sengketa lahan SDN 6-24 tersebut.

“Ahli waris harus lapang dada menyikapinya. Harusnya menempuh jalur lain, dan memperjuangkan haknya. Jangan menganggu proses pembelajaran siswa. Meski, hasil pengadilan kalau sekarang ini SDN 6-24 merupakan asset Pemkot,” jelasnya.

Selanjutnya, menanggapi langkah hukum bakal ditempuh Pemkot soal penyegelan sekolah tersebut. Ia menyarankan dilakukan mediasi terlebih dahulu secara kekeluargaan. Tetapi, jika memang tidak bisa.

“Upayakan langkah hukum terakhir, kalau masih ada upaya mediasi. Sebaiknya, mediasi. Jika tidak ada titik temu, yah kita juga tidak bisa memaksa hanya menyarankan saja. Negara ini negara hukum, ikuti saja aturannya,” bebernya. (03)

Komentar

News Feed