oleh

SERIA A: Inter Punya Cara Sendiri

-Olahraga-18 views

MILAN – Antonio Conte sudah mengetahui konsekuensi menjadi allenatore Inter Milan sejak Serie A ditunda akibat pandemi, tiga bulan silam. Dia tidak memiliki banyak waktu untuk menemukan racikan taktik yang pas.

Ya, PR utama Conte adalah mengembalikan filosofi tredifensori (tiga bek) yang sudah membawa Juventus ke kejayaannya. Namun, sebelum berbicara taktik itu, pelatih 51 tahun tersebut harus menemukan solusi tepat untuk menyiasati kehilangan striker Lautaro Martinez jika bergabung ke Barcelona.

Dalam beberapa bulan terakhir, Barca selalu dikaitkan dengan penyerang nomor 10 Inter itu. Ia akan menjadi suksesor Luis Suarez. Ya, Pemain asal Uruguay itu harus menepi hingga pertengahan Mei nanti lantaran cedera lutut kanan. Ditambah lagi, wide attacker Ousmane Dembele juga masih menjalani penyembuhan cedera hamstring dan diperkirakan baru pulih pada pertengahan bulan depan. Jadilah penggawa senior lini depan Barca hanya menyisakan Lionel Messi dan Antoine Griezmann.

La Gazetta della Sport melaporkan bahwa Lautaro akan memanfaatkan momen saat Inter kembali berlatih beberapa pekan terakhir untuk berbicara langsung kepada Antonio Conte.”Lautaro memanfaatkan momen kembali ke latihan dalam beberapa pekan terakhir untuk berbicara langsung kepada Conte,” tulis pernyataan di Gazetta. “Ia mengungkapkan soal ketertarikannya bermain dengan Lionel Messi.” tambahnya.

Ada dua solusi yang bisa jadi opsi The Godfather, julukan Conte. Yakni, membeli atau meminjam pemain atau memaksimalkan stok pemain yang sudah ada. Untuk opsi pertama, nama penyerang Arsenal, Alexandre Lacazette dilaporkan masuk radar Inter. Selain Inter, Atletico Madrid juga dikabarkan sudah mengawasi eks pemain Lyon sejak musim lalu.

Lacazette memang gagal bersinar di musim ini. Dari 26 penampilannya di segala kompetisi, bomber kelahiran Lyon, 29 tahun silam itu baru mengemas 9 gol. Walaupun The Gunners sudah mendepak Unai Emery dan menggantikannya dengan Mikel Arteta, Lacazette tetap saja tak bisa diandalkan. Itulah alasan pihak klub tak sudi memainkannya lagi.

Kendati peluang mendatangkan Lacazette masih minim. Inter tentu harus memikirkan langkah antisipasi seandainya Atletico Madrid alias Los Rojiblancos yang memenangkan perebutan Lacazette. Sehingga, mereka mulai mengincar pemain lainnya. Melansir dari laman portal berita olahraga Mundo Deportivo, striker Paris Saint-Germain yang bernama Edinson Cavani dikabarkan menjadi sosok alternatif tersebut. Cavani sendiri sebelumnya memang pernah ditawarkan ke Inter oleh agennya. Adapun kontraknya bersama Les Parisiens akan habis pada akhir musim ini dan klub dikabarkan tidak akan memperpanjang masa bakti Cavani.

Banyak pihak yang ikut mengomentari terkait rumor tersebut, termasuk rekan satu timnya di PSG, Ander Herrera. Eks gelandang Manchester United itu mengatakan Cavani hanya ingin bermain di Liga Spanyol jika benar-benar meninggalkan PSG. “Saya tahu Cavani hanya ingin bermain di Spanyol karena suatu alasan,” ucap Herrera seperti dilansir dari Football Italia.

Selain lini depan, penyegaran di lini tengah juga tengah dimatangkan skuad Nerazzuri. Salah satunya, upaya mendatangkan gelandang Brescia, Sandro Tonali. Seperti diberitakan Football Italia, manajemen Inter sudah melakukan negosiasi dengan Tonali sejak Januari 2020, sehingga peluang La Baneamata –julukan Inter– mendatangkan pemain 20 tahun itu terbuka lebar.

Rupanya, Inter telah melakukan pendekatan sejak Januari lalu untuk mendapatkan Tonali lebih cepat. Sebelumnya, Tonali sudah menjadi rebutan baik Inter dan Juventus. Namun, Juventus kehilangan banyak waktu karena lebih memperhatikan transfer Dejan Kulusevski dari Parma. Kehadiran Tonali akan membuat lini tengah Inter Milan menakutnya. Mereka sebelumnya sudah punya pemain muda berbakat Stefano Sensi dan Nicolo Barella. Untuk mendapatkan Tonali, Inter Milan harus menyerahkan mahar sekitar EUR 40 juta euro. (fin/tgr)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed