oleh

Seleksi CPNS Dijamin Bebas KKN

-Nasional-153 views

JAKARTA – Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 rencananya akan digelar pada, Rabu (26/9) mendatang.
Untuk menciptakan aparatur yang baik, Pemerintah melalu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) berkomitmen untuk menyelenggarakan seleksi CPNS yang obyektif, transparan, jujur, adil, bersih, dan tidak ada suap atau KKN dalam proses seleksi.
Olehnya itu KemenPAN-RB terus melakukan sosialisasi dan diseminasi melalui berbagai media yang ada. Salah satunya, dengan meluncurkan video yang merupakan ajakan kepada masyarakat agar mendaftar sebagai CPNS dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Video berdurasi sekitar tiga menit ini mengangkat tema proses seleksi yang transparan, jujur, adil, bersih, dan tidak ada suap dalam proses seleksi, video.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB, Mudzakir menyebutkan, dibuatnya video lagu tersebut juga untuk mengimbau serta ajakan bagi para calon pendaftar untuk menjadi pelayan masyarakat, serta tidak melakukan KKN.
Selain itu, ke depan, generasi muda yang diterima menjadi PNS selalu ingat video ini, sehingga selalu ingat dan terhindar dari tindakan-tindakan yang koruptif. “Kita mengajak PNS tidak korupsi melalui lagu agar mudah diterima oleh masyarakat khususnya bagi para calon pelamar CPNS,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (20/09).
Video yang mengambil latarbelakang kantor KemenPAN-RB tersebut, mengajak masyarakat yang berkeinginan mendaftar sebagai CPNS untuk menanamkan motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Selain itu juga untuk mengajak para pelamar untuk bekerja pada negara dengan mengedepankan loyalitas yang berkualitas, guna mewujudkan ASN berintegritas.
Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui video tersebut, Kementerian PANRB mengajak masyarakat untuk mengabdi untuk negara dengan menjadi seorang aparatur sipil negara. “Sistem rekrutmen CPNS saat ini transparan, sehingga yang masuk menjadi seorang PNS merupakan orang pilihan dan memiliki kemampuan,” imbuh Mudzakir. (HRM/FIN)

News Feed