oleh

Selama UN, Teknisi Siaga

-Pendidikan-359 views

PRABUMULIH – Sebanyak 2.027 siswa SMA/MA mulai Senin (9/4) mengikuti Ujian Negeri Berbasis Komputer (UNBK) hingga Kamis (12/4).
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota (Wako), H Richard Chahyadi AP MSI mengingatkan, agar siswa jangan gagal fokus mengerjakan soal UNBK. Ia berpesan agar siswa jangan monoton dalam mengerjakan soal.
“Jangan terlena mengerjakan soal yang sulit terlebih dahulu, sehingga kehabisan waktu. Tinggalkan soal yang sulit dan kerjakan soal yang lebih mudah dahulu,” pesan Richard di sela-sela meninjau UNBK di empat sekolah di kota ini, kemarin. Yaitu; SMAN 6, MAN, SMA PGRI, dan SMAN 1.
Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerangkan, jangan gelisah dalam mengerjakan soal dan harus yakin serta penuh konsentrasi mengerjakan soal.
“Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu, tinggal yang sulit. Kerjakan diakhir waktu, supaya tidak pemborosan waktu,” ucapnya di sela-sela peninjauan untuk memastikan UNBK berjalan lancar tanpa kendala.
Sambung ayah empat anak ini, tahun ini pihaknya menargetkan kelulusan tingkat SMA/MA 100 persen. Makanya, siswa harus serius mengerjakan soal UNBK. Sehingga, bisa lulus dan meneruskan di perguruan tinggi (PT) untuk mewujudkan cita-cita.
“Dalam mengerjakan soal, kuncinya harus yakin dan tidak boleh ragu-ragu. Kalau ada 101 persen, akan kita capai target kelulusan,” ingat Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati OKU Timur ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), HM Rasyid SAg MM menerangkan, hasil pantuan di hari pertama UNBK berjalan sukses tanpa kendala.
“Masalah listrik sudah kita kordinasikan kepada PLN Rayon Prabumulih, selain itu sekolah juga telah menyiapkan genset. Untuk masalah server (jaringan, red), sudah ada teknisi yang siaga,” jelasnya.
Masalah kelulusan, kata dia ditargetkan tak berbeda jauh dari tahun lalu. Seluruh siswa, ditargetkan lulus 100 persen baik tingkat SD, SMP, dan SMA/MA. “Mudah-mudahan, kelulusan tahun ini juga 100 persen,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) SMA/MA, Ruslan Maladi MPd menerangkan, sehari satu mata pelajaran (mapel). Sehari tiga sesi, maksimal 85 siswa dengan setiap sesi berlangsung sekitar 2 jam atau sekitar 120 menit.
“Untuk di SMA kita (SMAN 6, red), sebanyak 258 siswa yang ikut UNBK. Kita siapkan dua kelas, sebanyak 100 komputer,” akunya.
Lanjutnya, semua siswa di hari pertama ini tidak ada yang absen dan pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan aman. Tidak ada gangguan server dan juga pemadaman listrik, selain itu sudah sekolah penyelenggara UNBK sudah menyiapkan genset.
“Ada empat mapel diujikan di UNBK, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mapel jurusan,” tukasnya.
Ia menambahkan, selama ujian. Selain, pengawas, teknisi, proktor, dan siswa dilarang memasuk ruang ujian. Supaya, UNBK tidak terganggu dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. “Hal itu sudah menjadi prosedurnya, dan harus kita patuhi,” tambahnya. (03)

News Feed