oleh

Sekda Sindir PNS

-Metropolis-466 views

PRABUMULIH – Kedisiplinan masih menjadi masalah utama di kalangan PNS di lingkungan Pemkot Prabumulih. Kondisi inipun diakui Sekretaris Daerah (Sekda), HM Kowi SSos MSi.

“Harus diakui kedisplinan PNS kita masih kurang. Ini harus jadi perhatian. Karena masalah kedisiplinan ini berdampak pada baik tidaknya pelayanan kepada masyarakat,” kata Sekda, HM Kowi SSos MSi yang sempat menyindir masalah kedisplinan PNS tersebut.

Lanjut dia, terkait masalah naik pangkat, berkala, dan penghargaan, tak diusulkan pun yang bersangkutan (PNS, red), pada kahirnya juga akan turun dengan sendirinya.

Bahkan, dirinya sebagai orang nomor satu di PNS, sejauh ini, tidak pernah mengusulkan naik pangkat, berkala, dan juga penghargaan. “PNS jangan minta dihargai,” ucapnya.

Kata dia, sudah menjadi tugas dan wewenang BKPSDM mengatur dengan baik. Mengapa kabupaten/kota lain bisa, Prabumulih tidak bisa. “Kalau hanya ngabsen saja, artinya PNS tidak perlu sarjana mulai S-1 hingga S-3. Harus beda dan punya inovasi dan kreatifitas,” ujarnya.

Kowi berpesan, agar lurah/camat hendaknya memfungsikan perangkat yang ada, sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “PNS, jangan menuntut haknya saja. Tetapi, kewajibannya tidak ada,” pungkasnya. Untuk diketahui apel Senin pagi kemarin merupakan apel terakhir bagi Sekda. Dimana Kowi memasuki masa purna bhakti 1 April nanti.

Kepala BKPSDM, Benny Rizal SH MH mengatakan, akan melakukan pembenahan di lingkungannya. Ke depan, tidak ada lagi PNS yang mengajukan kenaikan pangkat, berkala, dan juga penghargaan.

“Mekanismenya kan sudah ada. Tinggal kita perbaiki dan jalankan, bagi naik pangkat nantinya PNS kita berikan info untuk melengkapi berkas yang diperlukan untuk usulan,” tandasnya.

Selanjutnya, akunya bagi PNS yang menerima kenaikan pangkat, berkala, dan penghargaan akan diumumkan lewat OPD. Sehingga, PNS tinggal melengkapi saja. “Siapa saja yang naik pangkat, berkala, dan mendapatkan penghargaan akan kita umumkan,” pungkasnya.
Sementara Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH mengungkapkan, PNS tidak perlu meminta atau mengusulkan naik pangkat. Lalu berkala dan juga penghargaan.

“Kan sudah ada mekanismenya, kalau sudah waktunya pasti naik. Kita harapkan Kepala BKPSDM, melakukan pembenahan mengenai hal itu, sehingga PNS tidak perlu lagi minta naik pangkat dan lainnya,” ujar Fikri menangkapi pernyataan Sekda, kemarin (25/3) pada amanat pada apel terakhirnya, karena 1 April memasuki masa pensiun.

Kata orang nomor dua di Kota Nanas ini, namanya penghargaan itu turun sendiri. Atas kinerja dan pengabdian sebagai PNS, kata dia kalau minta itu artinya minta dihargai.

“Pemberian penghargaan ini berjenjang, tidak bisa loncat-loncat. PNS jika mendapatkan penghargaan dan lainnya, BKPSDM yang memanggil. Apalagi, datanya sudah ada dan lengkap di BKPSDM. Tinggal diproses saja, jika memang berhak,” terang Ketua DPC PDIP ini dibincangi awak media, usai apel.
Harapannya, adanya perbaikan dan pembenahan ke depannya dilakukan BKPSDM terkait masalah naik pangkat, berkala, dan penghargaan.
“Kata Pak Sekda itu benar, jelas ini menjadi perhatian serius kita. Dan, ini menjadi tugas Kepala BKPSDM yang baru untuk pembenahannya,” ujar ayah empat anak ini. (03)

News Feed