oleh

Sebatang Kara, Dinsos Bawa Sopiah ke Panti Jompo

PRABUMULIH – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Prabumulih, mengirim satu warga Kota Prabumulih ke panti jompo yang ada di Ogan Ilir (OI).

Warga yang dibawa ke Panti Jompo Ogan Ilir tersebut atas nama Sopiah, yang sebelumnya berdomisli di Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat.

“Selama ini menempati lahan milik orang lain, dan yang bersangkutan tidak memiliki keluarga lagi. Pemerintah Kota Prabumulih melalui dinas sosial mengantarkan beliau untuk tinggal di panti jompo milik pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” kata Kepala Dinas Sosial Drs A Heriyanto MM melalui Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Firmansah Putra SE MSi, Senin (11/1/2021).

Firman -begitu disapa- menuturkan dengan dikirimnya Sopiah ke panti jompo yang ada di Indralaya, nantinya akan mendapat perhatian yang lebih. “Kan selam ini sendiri, tidak ada keluatga dengan di panti biar mendapatkan perlindungan  dan kehidupan yang layak,” terangnya.

Disinggung, apakah warga yang dikirim ke panti jompo tetap mendapatkan pengawasan? Firman menegaskan, pengawasan tetap dilakukan setiap hari. “Karena panti itu milik pemerintah, setiap hari dilakukan pengawasan. Apalagi beliau merupakan pasien yang baru pasti selalu dalam pengawasan, baik dari kesehatan, keamanan, dan kehidupan beliau terjamin,” terangnya.

Dilanjutkannya, untuk tahun 2021 ini baru 1 warga yang diantar ke panti jompo. “Kalau tahun 2020 kurang lebih sekitar 3 orang sudah diantar ke sana,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Firman menjelaskan, warga yang dibawa ke panti jompo merupakan warga yang terlantar yang tak memiliki keluarga. “Ada warga pendatang terlantar yang ditemui oleh pihak kepolisian tapi dia lupa alamat pulang karena faktor usia, maka kita rujuk kesana. Dan rata-rata yang kita rujuk ke panti jompo itu memang benar-benar terlantar dan tidak memiliki keluarga,” jelasnya.

Terpisah Lurah Kelurahan Patih Galung Sopyan Hadi STHI menuturkan, Sopiah tinggal di RT 3 RW 1 dengan menumpang di lahan milik warga. “Hidupnya sebatang kara, selama ini hidup dengan mengharap belas kasih dari tetangga,” kata Sopyan.(08)

Komentar

News Feed