oleh

Sebar Tong Peduli Sampah

-Kecamatan-78 views

MAJASARI – Satu persatu, masalah sampah di Sungai Kelekar RW 4 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan teratasi. Selain rutin menggelar gotong royong Sabtu pagi, pihak Kelurahan Majasari juga menyebar tong “Peduli Sampah”. Tong tersebut sebagai salah satu solusi agar warga tak lagi membuang sampah di sungai.

“Penyaluran tong sampah masih bertahap. Ada sekitar 24 drum di Kelurahan. Tapi baru sebagian kami salurkan, untuk priroritas pinggir sungai Kelekar,” kata Lurah Kelurahan Majasari Inggit Damayanti SE dibincangi disela-sela gotong royong Sabtu (14/9). Tong sampah tersebut kata Inggit, menampung sampah warga. Yang kemudian nantinya akan diangkut oleh petugas sampah dengan menggunakan motor sampah. “Warga mulai berlangganan motor sampah, sampah yang dikumpulkan akan diangkut oleh petugas,” tuturnya.

Ia berharap, permasalahan sampah di Sungai Kelekar benar-benar teratasi. Dengan demikian, limbah dari sampah rumah tangga di Sungai Kelekar tak lagi mencemari. “Bersama warga kami dari Kelurahan mulai berfikir untuk langkah kedepan, supaya Sungai Kelekar menjadi lebih indah. Kami bersyukur mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” bebernya.

Camat Prabumulih Selatan Sukarno SH, yang turun langsung membersihkan Sungai Kelekar berharap kegiatan dan kebiasaan warga berkelanjutan. “Artinya kebiasaan warga yang membuang sampah pada tempatnya tidak lagi disungai itu harus tetap dipertahankan. Tidak hanya karena ada imbauan saja,” ungkapnya. Sukarno juga bangga melihat antusias masyarakat, yang setiap Sabtu meluangkan waktu bergotong royong. “Mudah-mudahan ini juga terus berkelanjutan, dan kalau semua yang dipinggir sungai peduli dengan tidak membuang sampah di Sungai. Insyallah bisa mengatasi banjir,” jelasnya.

Sementara sejumlah warga mengutarakan, kepedulian masyarakat tak lepas dari peran Kelurahan dalam hal ini Lurah. “Perilaku masyarakat mencerminkan pemimpinnya, itulah yang kami lakukan. Ibu Lurah kami tak hanya mengimbau tapi turun langsung, kadang lebih dulu bu Lurah turun ke Sungai bersihkan sampah dari kami,” terang Ari salah satu warga. Keberadaan tong sampah ungkap Ari, sangat bermanfaat untuk masyarakat. “Karena selama ini ada yang membuang sampah ke TPS, agak repot. Sejak ada tong sampah jadi praktis, langganan Rp 10 ribu per bulan tak terasa berat,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed