oleh

Sebar Kusioner Dupak pada Guru SMA dan SMK

-Pendidikan-11 views

PRABUMULIH – Sebagai salah satu upaya untuk memfasilitasi para guru untuk meningkatkan angka kredit , untuk karier guru, Tim panitia pengusulan Daftar Pengusul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Provinsi Sumsel, sebar kuisioner kepada para guru SMA dan SMK, yang dilaksanakan di SMAN 1 Prabumulih, Selasa (1/12/2020).

Salah seorang Tim, Badril SPd saat dikonfirmasi Koran ini mengatakan , tujuan penyebaran kuisioner adalah untuk mencari kelemahan pengusulan. Kebanyakan para guru yang belum mengerti, selain itu  kesulitan dalam pengumpulan pemberkasan.

“Minilai dengan hasil penyebaran kuisioner ini nanti ada hasilnya, yang akan dijadikan sebagai bahan pengambilan kebijakan baru. Minimal sosialisasi dan pembinaan, agar para guru bersemangat dalam meningkatkan karier mereka,” jelasnya.

Sementara Resmi SPd, yang didampingi Akhmad Yudian SE  dari Subag umum dan kepegawaian Dinas Pendidkan Provinsi Sumsel, mengatakan, Keberhasilan pembangunan nasional secara esensial dapat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM).

Bertolak dari situlah pemerintah selalu berusaha meningkatkan pendayagunaan PNS dalam melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Salah satu upaya tersebut adalah penentuan jumlah angka kredit yang harus dipenuhi oleh PNS dengan jabatan fungsional.

“ Pejabat fungsional tersebut perlu dilakukan penilaian dengan sistem angka kredit dan sistem prestasi kerja agar motivasi kerjanya meningkat, inilah tujuankita dalam menyebarkan kuisioner Dupak inin: jelasnya seraya mengaatkan kegiatan dilaksanakan serentak di Sumsel.

Sementara patanaun Koran ini, kegiatan dipusatkan di SMAN 1 dengan dikoordinasikan ke SMA dan SMK. dari sekolah masing masing ada perwakilan minimal 1 orang,yang nantinya bertanggung jawab untuk menyampaikan kepara para guru lain di sekolah.

“Peningkatan angka kredit, dan penilaian biasanya dilakukan setiap 6 semester,dalam tahun pembelajaran. Selain itu ada jugaunsur lain, untuk peningaktan angkat kredit tersbeut diantaranya adalah pengembangan diri, yang penting guru harus tingkatkan kariernya sebagai SDM yang berkompeten dan berpestasi,” tandasnya.(05)

 

Komentar

News Feed