oleh

Sebar Berita Hoax Bakal Dipidana

PRABUMULIH – Maraknya berita bohong atau hoax belakang ini, menjadi perhatian serius jajaran Polres Prabumulih. Terkait hal itu, melalui Satuan Bimbingan Masyarakat (Sat Binmas) gencar mengkampanyekan anti hoax.
Kasat Binmas, AKP Dedi Rahmat SH mengingatkan, agar pelajar dan mahasiswa jangan membuat berita hoax dan ikut menyebarkannya. “Harus kita fahami bahwa, ikut menyebarkan berita bohong atau hoax bisa beresiko pidana. Oleh karena itu, harus dihindari,” ujar Dedi kemarin (12/3).
Dedi menambahkan, jika itu dilakukan maka siap-siap dijerat Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan diatur pada Pasal 28 ayat 1 berbunyi, “Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.
“Makanya kita wanti dan imbau untuk hati-hati. Dan jangan menyebarkan berita hoax. Apalagi, membuat berita tersebut. Ancamannya pidana penjara,” tandasnya.
Pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan pelajar khususnya di Yayasan Islahul Ummah dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), mau dan ikut mendeklrasikan anti hoax.
“Deklarasi ini sendiri bentuk antisipasi dan pencegahan terkait berita hoax yang rutin menyebar dengan cepat. Termasuk, di Kota Prabumulih,” tandasnya. (03)

News Feed