oleh

SD Berpotensi Merger Mulai Temukan Solusi

PRABUMULIH – Beberapa sekolah dasar yang ada di Kota Prabumulih berstatus menumpang dan berpotensi dilakukan merger atau regrouping, kini mulai menemukan solusi. Saat ini Pemerintah Kota Prabumulih mulai serius mencarikan solusi atas permasalahan yang sudah selama ini belum juga menemukan titik penyelesaian. Senin (5/8) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Darmin SPd MSi dan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Riduan SPd MSi sudah mulai menginformasikan kepada para Kepala Sekolah (Kepsek), terkait rencana regrouping atau merger beberapa sekolah yang memang sudah sangat mendesak.

“Sekolah yang dinilai sangat mendesak untuk dilakukan regrouping atau manajer itu adalah sekolah yang memang gedungnya benar-benar menumpang ke sekolah induk,”Kata Darmin. Menurutnya, sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri atau menumpang inilah yang perlu dicarikan solusinya. “Dari hasil pertemuan kemarin kita mendapatkan beberapa solusi, dan kita perlu menyampaikan kepada Bapak Walikota beberapa solusi terkait kemungkinan yang akan timbul,”jelasnya yang didampingi Riduan SPd MSi.

Darmin menjelaskan dari hasil pertemuan ditemukan jika sekolah disatukan maka kepala sekolah akan ditempatkan ke sekolah baru atau akan ditempatkan ke sekolah yang kepala sekolahnya mulai memasuki masa pensiun. Terutama untuk Kepsek yang berpotensi merger yaitu SD Negeri 41 yang menumpang di SD Negeri 30 serta SDN 36 dan SDN 44 yang menumpang di gedung SD Negeri 9 Prabumulih.

Sedangkan untuk siswa disekolah yang berstatus Menumpang, akan tetap disatukan ke sekolah induk yang memang bisa menampung jumlah Siswa lebih banyak dari sebelumnya. “Sebenarnya Banyak permasalahan yang akan timbul terkait solusi untuk menyatukan sekolah diantaranya mengenai data pokok kependidikan (dapodik) yang merupakan salah satu sumber acuan pemerintah pusat mengeluarkan berbagai jenis bantuan, penomoran sekolah hingga status sertifikasi guru,”bebernya.

Ia berharap pertemuan dengan Walikota Prabumulih mendapatkan hasil yang terbaik yang tidak merugikan pihak manapun. Apalagi saat ini Kota Prabumulih ada wacana untuk penambahan 2 sekolah baru untuk sekolah dasar dan 2 untuk SMP. “Saat ini Walikota tidak mempermasalahkan Harga tanah namunembuka Sekolah baru lokasi tanah yang dalam kotak itu sangat sulit ditemukan, Sedangkan untuk di pinggir kota, pembukaan SD baru diwacanakan di Kelurahan anak petai,”bebernya.(05)

Komentar

News Feed