oleh

Screening TB di Rutan Kelas IIB, 3 Positif, 14 Suspect TB

 

PRABUMULIH – TB Care PD Aisyiyah, tidak hanya melakukan penyuluhan saja memperingati hari TBC sedunia jatuh pada 24 Maret lalu di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II, Sabt (23/3).

Tetapi juga, melakukan pemeriksaan atau screening kesehatan bagi warga binaan di dalam rutan. Sebagai, langkah pencegahan dan antisipasi soal penyakit TB.

Kordinator TB-HIV Care PD, Ririn Oktaviani SPd menerangkan, hasil screening menyebutkan kalau sebanyak tiga penghuni rutan positif TB. Dan, 14 suspect.

“TB positif ditangani Puskesmas Sukajadi. Sementa ity, untuk suspect juga diperiksakan di Puskesmas Sukajadi. Apabila, positif akan diberikan pengobatan sampai 6 bulan,” jelasnya, akhir minggu ini.

Kata dia, kader TB Care sendiri akan mengawasi pengobatan tersebut. Selain itu, ke depan kader TB Care akan terus mencari suspect didalam rutan untuk tindaklanjut.

“Kader TB Care ada 25 yang aktif, untuk di Prabumulih Timur ada 10 orang. Itulah yang ikut serta dalam pemantauan dan pencarian suspect di wilayah Sukajadi, untuk di rutan kader bekerja sama dengan pihak klinik didalamnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua SSR TB Care PD Aisyiyah, Bruhainir Hasan BA mengatakan, setidaknya 200-an warga binaan dilibatkan dalam penyuluhan dan pemeriksaan TB ini.

“TB ini disebabkan, virus Tubercolosis. Menular lewat udara, harus ada pemahaman untuk mencegahnya. Penyuluhan ini, untuk memperingati hari TBC sedunia, sasarannya kita libatkan warga binaan,” sebutnya.

Nah, kegiatan tersebut juga upaya menanggulangi penyakit TB – HIV di kota ini. TB Care bisa menjadi bagian dari solusi tersebut, menanggulangi penyebaran penyakit tersebut.

“Upaya kita lakukan bisa mengurangi penderita TB di kota ini, khususnya di dalam rutan. Dalam rangka, pemeriksaan dan screening,” jelansnya.

Sementara itu, Ketua PD Aisyiyah, Hj Fauzah Z SAg menerangkan, kalau Aisyiyah dibawah Muhammadiyah. Nah, TB Care ini dibawah PD Aisyiyah.

“Kita dipercaya pemerintah, Aisyiyah bergerak melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah TB ini,” bebernya.

Tidak hanya itu juga, akunya penyuluhan yang dilakukan. Bukan hanya, untuk menyehatkan diri tetapi juga masalah rohani.

“TB Care ini sendiri, punya peranan penting dalam pencegahan dan antisipasi penyakit TB,” bebernya.

Kepala Rutan Kelas IIB, Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH melalui Kasubsi Pengelolaan, Ermiadi SSos menambahkan, kalau kegiatan tersebut bentuk pengabdian masyarakat, khususnya bagi warga binaan.

“Terima kasih atas kepedulian menjadikan rutan sebagai tempat penyuluhan. Tidak hanya bidang kesehatan, tetapi juga keagamaan,” tukasnya.

Perwakilan Dinkes, Juadi Lubai SKM MKes mengatakan, untuk mencegahnya perlu ilmu. Nah, di sinilah pihaknya memberikan ilmu. Supaya, warga binaan paham supaya tidak terkena TB.

“Jaga pola hidup, jalankan prilaku hidup bersih dan sehat (PNS). Kita optimis, TB ini bisa diantisipasi dan dicegah,” pungkasnya. (03)

News Feed