oleh

Satu Tersangka Jambret Depan Rumdin Dibekuk Satu Buron

PRABUMULIH – Hanya dalam waktu hitungan jam setelah kejadian, satu tersangka kasus penjambretan terjadi di depan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota (Wako), Minggu malam (18/8), sekitar pukul 19.45 WIB. Kejahatan aksi bandit jalan tersebut, berhasil diungkap Tim Gurita Polres Prabumulih Timur. Salah satu tersangkanya, FA (13), berstatus pelajar dan warga Jalan Alipatan Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara berhasil diringkus.

INSERT : Tersangka diamankan Timsus Gurita Polres Prabumulih. Foto : Rian/PP

Sementara itu, rekannya, AN (19), juga warga Jalan Alipatan Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara buron alias menjadi DPO petugas. Pengungkapan kasus ini sendiri didasari laporan korbannya, Putri Ayu Wulandari (19), warga Jalan Alipatan Gang Amir RT 26/RW 12, Kecamatan Mangga Besar (Mabes), Kecamatan Prabumulih Utara. Laporan korban, tercantum dalam LP / B / 210 / Vlll / 2019 / SUMSEL / SEK PBM TIMUR / 8 Agustus 2019.

Kronolgis penangkapan tersangka sendiri, informasi dihimpun koran ini, sekitar pukul 01.00 WIB setelah berhasil melakukan lidik dan pengembangan. Petugas berhasil meringkus FA, dari ciri-ciri keterangan disampaikan korban. Dari tangannya, petugas menyita HP Vivo V15 milik korban. Lalu, dua SIM CARD milik HP korban, baju kaos digunakan tersangka beraksi berikut sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna hitam juga disita petugas.

Dari hasil intograsi petugas, kalau tersangka melakukan aksinya dengan tersangka, AN. Kini, tengah buron dan kejaran petugas. Selain itu, dari keterangannya sudah dua kali beraksi jambret. TKP pertama dilakukan di Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur pada 13 Agustus lalu. Berhasil merampas HP Xiaomi, dan hasil penjualannya dibagi dua dan dibelikan narkoba jenis sabu untuk dikonsumsi bersama. Usai penangkapan tersangka, langsung digiring petugas ke Mapolres, untuk pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH membenarkan, kalau salah satu tersangka jambret Rumdin Wako telah diamankan dan disita sejumlah barang bukti. “Satu tersangka berhasil kita tangkap, satu lagi masih buron kita kejar,” tukasnya. Tersangka sendiri, kata dia, dikenakan tindak pidana Pasal 368 KUHP tentang pencurian dan kekerasan (curas). Ancamannya, diatas 5 tahun. “Satu tersangka kita tangkap, masih dibawah umur,” tambahnya.

Modus Pura-Pura Pinjam, Tolak Rampas HP. SEBELUMNYA, Aksi bandit jalanan kembali memakan korban, kini terjadi tepat di depan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota (Wako) pada Minggu (18/8), sekitar pukul 19.45 WIB.

Korbannya, Putri Ayu Wulandari (19), warga Gang Amir Kelurahan Mangga Besar (Mabes), Kecamatan Prabumulih Utara. Akibat kejadian itu, gadis ini terpaksa kehilangan HP Vivo V15 baru seminggu dibelinya dan mengalami luka memar di kepalanya. Karena, sempat mempertahankan benda miliknya dan terseret pelaku ketika hendak kabur. Total kerugian dialami korbannya, sekitar Rp 5 juta.

Informasi dihimpun koran ini di lapangan menyebutkan, kalau sebelum kejadian. Korban hendak membeli makan dari lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario warna merah BG 4177 OP, dan berhenti sebentar di depan Rumdin. Tak lama didatangi dua pemuda menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah, berpura-pura hendak meminjam HP untuk menelpon dan sempat minta tolong.

Karena, ditolak korban akhirnya HP milik korban tengah dipegang langsung dirampas. Korban menyadari, barang miliknya dirampas berupaya mempertahankannya. “Aku stop sebentar di depan Rumdin Wako, nak beli makan. Dak lamo datang budak beduo, pake motor Beat. Nak minjam HP, numpang nelpon. Dak kupinjemi, HP aku dirampasnyo,” akunya kepada awak media, pasca kejadian.

Kedua pelaku, berhasil merampas HP milik korban berupaya kabur. Tetapi, terjadi tarik menarik dan bahkan korban sempat membekap salah satu pelaku. Sehingga, membuatnya terseret dan terjatuh. Dan, terpaksa merelakan HP kesayangannya dibawa kabur pelaku kabur ke arah Cambai. “Aku sempat tarik menarik, pelaku diboncengi sempat aku peluk. Nak mempertahanke HP. Aku teseret sekitar 500 meter. Dak lamo nyampak, HP pelukan aku terlepas. Akhirnyo, duo pelaku berhasil kabur,” ucapnya.

Usai kejadian, korban mendatangi RSUD untuk berobat luka memar dialaminya. Setelah itu, melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Prabumulih Timur. Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hendra Jaya membenarkan kejadian tersebut. “Korban sudah melaporkan didampingi orang tuanya ke Mapolsek Prabumulih Timur, kasusnya sekarang ini masih dilidik dan dikembangkan,” terang Hendra.

Ungkapnya, ciri-ciri pelaku sudah diketahui hasil keterangan dari korban. Sekarang ini, kata dia, pelakunya tengah diburu oleh petugas tengah melakukan lidik. “Para pelakunya, sekarang ini masih buron dan DPO. Tengah kita buru,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed