oleh

Satu Sekolah harus Perbaikai Laporan Dana BOS

-Pendidikan-73 views

PRABUMULIH – Sekolah yang sudah melaporkan, mengumpulkan laporan pengelolaan dana BOS diminta untuk memperbaiki jika ada penggunaan dana yang tidak sesuai dengan komponen yang ada di dalam penggunaan dana BOS sesuai aturan yang berlaku. “Ada satu sekolah yang harus memperbaiki laporan pengelolaan dana BOS untuk semester 1 yaitu Prabumulih. Kita tunggu, untuk segera memperbaiki agar laporan bisa diteruskan, sebagai rujukan untuk pencairan dana BOS selanjutnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Kusron SPd MSi melalui keuangan Rita Sukanta SKom MM.

Peringatkan perbaikan laporan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal ini perlu dilakukan karena akan mempengaruhi pencairan dana BOS semester selanjutnya. “Kegiatan ini merupakan program lanjutan dari sosialisasi laporan pengelolaan dana BOS beberpa waktu lalu. Hal ini sebagai upaya persiapan untuk menjalankan pelaporan penggunaan dana BOS menggunakan aplikasi secara online pada tahun 2020 mendatang,” ujarnya dalam kegiatan pembinaan terkait laporan pengeloaan dana BOS terhadap kepala Sekolah

Sementara pantauan koran ini seluruh kepala sekolah SD diminta hadir untuk dapatkan informasi mengenai berbagai perubahan pembaharuan tentang aturan pengelolaan penggunaan dana BOS di sekolah. Diketahui, dal pengelolaan dana BOS ada 4 prinsip yang harus dipegang oleh pengelola. Yaitu kewajiban mengelola dana secara profesional dengan menerapkan prinsip efisien, efektif, akuntabel dan transparan keikutsertaan guru dan komite sekolah dalam pengelolaan Bos reguler, memberikan kebebasan dalam perencanaan pengelolaan dan pengawasan program yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah

“Selain itu dana bos hanya untuk kepentingan peningkatan layanan pendidikan dan tidak ada intervensi atau pemotongan dari pihak manapun, dalam hal ini Dapodik digunakan sebagai acuan dalam perhitungan alokasi dana BOS reguler. perhitungan alokasi Bos setiap sekolah dihitung berdasarkan jumlah peserta didik yang memiliki yang valid,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed