oleh

Satu Rumah, Satu Lubang Biopori

PATIH GALUNG – Lubang resapan biopori, dibuat di rumah-rumah warga yang ada di RT 4 RW 2 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat. Ketua RT 4 Farida Ariyani menyampaikan, saat ini sudah sekitar 15 rumah yang sudah dibuat lubang biopori. “Target kami seluruh rumah, 1 rumah 1 lubang biopori,” kata Farida.

Diwilayah RT 4 RW 2 kata dia, tercatat sekitar 112. “Itu termasuk yang diwilayah perumahan, semua nanti akan dibuatkan lubang biopori,” ucapnya. Pembuatan lubang biopori tersebut terang Farida, sebagai tindak lanjut dari lomba kebersihan dalam rangka HUT RI beberapa waktu lalu. Sebagai juara 1, RT 4 RW 2 menerima bantuan alat untuk membuat lubang biopori dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Ada 2 alat yang kami terima, dan kami membuat lubang itu selain mencegah banjir juga untuk membuat pupuk kompos,” jelasnya.

Lubang yang sudah dibuat ungkap Farida, bisa diisi dengan sampah dari daun. “Sampah dari daun itulah yang menjadi pupuk, jadi sampah tidak terbuang percuma,” ungkapnya. Nantinya lanjut Farida, sampah yang sudah menjadi pupuk dari lubang biopori bisa digunakan masyarakat untuk pupuk tanaman toga. “Rencana kami setiap rumah nanti akan diberi toga, jadi pupuknya sudah ada sendiri nanti,” imbuhnya. Disampaikannya, setelah menjadi juara lomba kebersihan pihaknya akan terus berbenah agar bisa mewakili Prabumulih dalam lomba tingkat Provinsi. “Kami berharap masyarakat tetap kompak, dengan begitu apa yang kita harapkan bisa terwujud,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed