oleh

Satu Kecamatan Didata Manual

//Kendala Terbatas Sinyal

PRABUMULIH – Pendataan Keluarga (PK) 2021 telah berlangsung sejak 1 April lalu, dan petugas sudah mulai melakukan pendataan dan akan dilakukan hingga 31 Mei mendatang.

Kepala Dinas Pengendalian Kependudukan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Eti Agustina SKM MKes menerangkan, kalau PK ini program 5 tahunan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan dilakukan serentak seluruh Indonesia.

“Di Prabumulih, ada 57 ribu Kepala Keluarga (KK) menjadi sasaran PK 2021. Termasuk, Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM dan keluarga menjadi sasaran PK 2021. Hari ini (kemarin, red), kita lakukan pendataan di kediamannya (Rumdin Wako, red),” ujar Eti, sapaan akrabnya, Selasa (6/4/2021).

Ia menerangkan, tujuan PK 2021 untuk mendapatkan basis data keluarga untuk perencanaan dan program pembangunan keluarga dan lainnya.

“Sekitar 298 petugas kita terjunkan untuk melakukan PK 2021 di 6 kecamatan di Kota Nanas ini. Satu Kecamatan terpaksa dilakukan pendataan secara manual. Karena keterbatasan sinyal. Dan lima kecamatan lainnya dilakukan secara online,” jelasnya.

Tak lupa, ia mengimbau, agar warga memberikan data sebenar-benarnya atau valid. Sehingga, memudahkan petugas melakukan pendataan.

“Data kita ambil identitas keluarga, data KB, program bangga kencana dan pembangunan keluarga, jumlah keluarga, dan lainnya. Mari kita sukseskan PK 2021 hingga 31 Mei mendatang,” bebernya.

Banyak keuntungan diperoleh masyarakat mengikuti program PK 2021 ini. Akunya, masyarakat akan mengetahui kondisi kesehatan keluarga dan pembangunan dan keluarganya. “Petugas akan memberikan masukan dan saran kepada masyarakat tersebut,” tambahnya.

Terpisah, Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengajak masyarakat untuk menyukseskan PK 2021. “Bantu petugas memberikan data sebenarnya dan valid pada PK 2021, karena pendataan ini akan menjadi bagi basis data bagi Pemerintah kota (Pemkot) dalam rangka menjalankan program pembangunan,” bebernya.

Lanjut Ridho, ia sendiri juga menjadi sasaran PK 2021. Dan, berupaya memberikan data sebenarnya kepada petugas. “Ayo sukseskan PK 2021, supaya bisa berjalan lancar tanpa kendala,” pesan suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Demikian pula, Ketua TP PKK, Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini menambahkan, sebagai sasaran PK 2021 telah berupaya memberikan data valid kepada petugas. “Kita imbau, agar warga tidak takut di data. Apalagi, petugas PK 2021 juga dibantu kader TP PKK dan lainnya,” tukas ibu tiga anak ini.

Imbaunya, berikan data sebenarnya sehingga petugas mudah melakukan pendataan. “Karena, PK 2021 ini penting sekali untuk basis data dan juga perencanaan dan program pembangunan ke depannya,” tutupnya. (03)

Komentar

News Feed