oleh

Sarana Tak Memadai, SMAN 5 Stop FDS

-Pendidikan-138 views

PRABUMULIH – Bukan hanya SMAN 4 Prabumulih, ternyata SMA Negeri 5 Prabumulih juga menghentikan program pelaksanaan Full Day School (FDS) sejak tahun ajaran baru 2019/2020. Hal ini dilakukan karena sarana di sekolah tidak memenuhi syarat atau tidak layak, karena tidak bisa memenuhi kebutuhan warga sekolah. Bahkan hal ini menjadi temuan dari pihak Dinas Pendidikan dan Provinsi Sumatera Selatan, saat melakukan kunjungan ke sekolah yang beralamat di jalan lintas Desa Tanjung Telang ini beberapa waktu lalu.

Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Prabumulih Dr Suhrman MPdI, menyampaikan beberapa sarana yang kurang memadai diantaranya; mushala yang kekurangan air. Serta kantin yang tidak begitu bisa memenuhi kebutuhan para siswa yang harus masuk sekolah hingga sore hari. “Full day school juga dibilang kurang efektif, karena baik siswa maupun guru semuanya tidak bisa memaksimalkan program ini untuk belajar hingga sore hari,”jelasnya.

Suherman mengatakan jalannya program sekolah, perlu dukungan dari orang tua para siswa sehingga dapat melaksanakan apa yang diiginkan. Namun pada kenyataannya bahkan para siswa ada yang tidak sarapan sebelum datang ke sekolah.

Hal tersebut tentunya, akan mengganggu proses belajar mengajar jika dalam keadaan lapar Selain itu untuk makan di siang hari kantin sekolah belum memadai. “Jika memang ada dukungan dari orang tua tentunya anak-anak mereka mempersiapkan sarapan bahkan bila perlu dibawakan bekal karena tau akan pulang hingga sore hari, namun hal ini tidak dilakukan oleh siswa SMA 5,”Jelasnya.

Kepala Sekolah satu satunya yang menyandang gelar Doktor di Kota Prabumulih ini pesimis untuk memajukan prestasi siswa di lingkungan SMA Negeri 5 Prabumulih. Karena pola hidup masyarakat, siswa dan guru di sekolah sangat sulit mematuhi peraturan yang ada.

“Di sekolah ini harus banyak mengeluarkan kebijakan, aturan yang ada hanya menjadi acuan , tidak bisa direalisasikan. Karena itu kita sulit untuk memajukan sekolah bahkan untuk meraih prestasi sekalipun. Kita berharap ke depan baik masyarakat maupun dewan guru dan siswa juga menyadari bahwa prestasi itu dapat diraih atas dasar kerjasama dan saling mendukung dalam memperjuangkannya,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed