oleh

Sapi Limosin 1 Ton Terjual Rp 60 Juta

PRABUMULIH – Jelang hari raya Idul Adha, harga hewan kurban mulai meningkat seiring tingginya permintaan. Bahkan, di Prabumulih, ada pedagang sapi berani menjual sapi berukuran besar dan berhasil terjual. Sapi Limosin seberat 1 ton, diambil Sepri Cow Prabumulih berada di Jalan Mayor Iskandar Kelurahan Mangga Besar (Mabes), Kecamatan Prabumulih Utara diambilnya dari agen di Lampung terjual dengan harga Rp 60 juta.

Sepri (32), penjual sapi kurban menerangkan, pembelinya H Edison, Pemilik Toko Buku Tiara. Rencananya, sapi tersebut dihantarkannya usai sholat ied di Toko Buku Tiara di Taman Prabu Jaya. “Bukan hanya itu saja, sapi Metal berbobot 740 kg. Juga terjual dibeli Ledi, warga Pendopo, Kabupaten PALI seharga 40 Juta. Selain itu, warga Prabumulih lain sanggung sapi Metal berbobot 700 kg seharga 37 juta,” ucapnya kepada awak media, Selasa (6/8).

Ia menyebutkan, menjelang hari raya kurban ini sudah sekitar 15 sapi terjual. Bobotnya, 500 kg hingga 1 ton. Harganya, mulai Rp 17 juta hingga Rp 75 juta. “Baru kali ini, kita berhasil menjual sapi seberat 1 ton. Tahun lalu, paling berat 700 kg. Tidak ada yang berani, karena harganya relatif tinggi dan mahal,” beber ayah satu anak ini.

Suami Elsa ini menerangkan, sejauh ini dirinya masih memiliki 40 ekor sapi berjenis Limosin, Metal, Brahma, PO dengan bobot diatas 500 kg. “Kita juga punya, toko daging di Pasar. Kalau tidak laku, langsung dipotong dan dijual ke pasar,” sebutnya. Dirinya sendiri sudah mengeluti bisnis sapi kurban, sudah hampir 6 tahun dan hasilnya lumayan. Peminat sapi kurban di Bumi Seinggok Sepemunyian ini cukup banyak.

“Bagi yang berminat, silakan datang ke penjualan sapi di Jalan Mayor Iskandar. Silakan pilih, sapi sesuai dengan kemampuan keuangan dimiliki,” ucapnya. Dia juga memastikan, kalau sapinya cukup umur dan sehat untuk dijadikan hewan kurban. “Sapi berat 1 ton ini, kalau disembelih cukup untuk dibagikan 1 RW atau sekitar 800 Kepala Keluarga (KK),” pungkasnya.

Nah, sebutnya, untuk pakannya sendiri. Aku Sepri, untuk perawatan sapinya memakan sentrat. Lalu, ampas tahu, rumput, dan lainnya. “Pagi, sore dan siang. Tiga hari sekali, supaya sehat,” tambahnya. Sambungnya, untuk masalah sapi kurban. Diakuinya, memang memiliki agen atau penyedia sapi, untuk memenuhi kebutuhan sapi dan daging warga Prabumulih. “Berapa sapi untuk kurban kita butuhkan siap dipasok,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed