oleh

Sanksi Menanti Pejabat Merokok. Efektif 1 Januari 2020

-Metropolis-451 views

PRABUMULIH – Lagi, Walikota (Wako) Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengeluarkan kebijakan fenomenal. Kali ini berkaitan larangan bagi pejabat merokok. Langkah tersebut diambil guna mewujudkan pejabat yang sehat dan tidak merokok. Selain itu siap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Kebijakan ini berlaku mulai dari Sekda, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Kepala Seksi (Kasi), termasuk juga lurah dan camat. “Efektifnya berlaku pada 1 Januari 2020, seluruh pejabat di lingkungan Pemkot. Semuanya, kita larang untuk merokok. Kecuali, Wakil Walikota (Wawako),” ucap , Ir H Ridho Yahya MM di sela-sela upacara apel Senin (5/8) ketika memimpin apel tersebut.

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM

Alasan hanya Wawako diperbolehkan, lanjut Wako karena jabatan Wawako adalah jabatan politis dan bukan PNS. “Karena sudah disosialisasikan selama 4 bulan, jika pada 1 Januari mendatang melanggar. Artinya, pejabat tersebut terpaksa kita staffkan. Ini kita lakukan, demi kesehatan pejabat. Apalagi, merokok tidak baik untuk kesehatan dan juga kantong,” aku ayah tiga anak ini.

Sambung suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini, karena sudah diingatkan, jika masih berani melanggar artinya sudah siap dengan resiko yang akan ditanggung. “Kalau masih merokok, artinya pejabat sanggup distaffkan. Tidak hanya Sat Pol PP mengawasinya, tetapi jika ada laporan istri pejabat. Jelas kita proses,” ucap Ketua DPD Partai Golkar ini.

Lanjutnya, Elman ST MM sebelum menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) saja sudah diwantinya untuk berhenti merokok. Hingga akhirnya, berhasil berhenti merokok dalam waktu dua minggu. “Itu hendaknya dijadikan contoh bagi pejabat di lingkungan Pemkot, agar berhenti merokok. Apalagi ini, masih ada waktu 4 bulan kita berikan kesempatan untuk berubah,” bebernya. Larangan merokok bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) mendapat dukungan dari masyarakat luas terutama emak-emak. Lina salah satu istri ASN, mengaku bersukur dengan adanya larangan tersebut. Sebab sudah bertahun-tahun meminta sang suami untuk berhenti merokok.

“Lah dari dulu kepengen laki dak merokok, dak biso-biso. Mudah-mudahan sekali ini mempan, kami istri-sitri PNS senang larangan itu,” katanya. Menurutnya, selain akan berdampak untuk kesehatan tubuh perokok aktif ataupun pasif. Tidak merokok, juga akan membuat sehat kantong belanja. “Duet yang selamo ini habis beli rokok bae, biso hemat. Biso ditabung duet belanjo kebutuhan jadi nambah, yang keluar lebih hemat,” ungkapnya.

Dukungan terhadap larangan tersebut juga disampaikan Wakil Ketua TP-PKK Hj Reni Indayani Fikri SKm. “Iya ibu setuju sekali larangan itu, dan itu memang bagus karena untuk kesehatan,” tegas Reni. Meskipun larangan rokok tak berlaku bagi Wakil Wali Kota H Andriansyah Fikri SH, yang tak lain merupakan suami dari Wakil Ketua TP PKK. Namun ia berharap kelak, larangan tersebut berdampak bagi suaminya. “Mudah-mudahan nantinya pak Wawako juga berhenti merokok. Apalagi kalau seluruh pejabat sudah tidak merokok,” harapnya.

Sementara itu, dari berbagai sumber menyebut bahwa merokok dapat menyebabkan penyakit. Dimana banyak sekali zat kimia yang sifatnya racun terdapat dalam sebatang rokok. Apabila dalam sehari menghabiskan 6 batang atau setengah bungkus sudah berapa racun yang dihisap? Kemudian racun itu terakumulasi dari bertahun-tahun menjadi perokok, tentu hal ini hampir sama akibatnya dengan bahaya narkoba. Untuk itulah, sebaiknya dapat menjauhi dari rokok. Adapun rokok dapat menimbulkan penyakit pada tubuh diantaranya, penyakit paru-paru: Dimana Efek dari perokok yang paling pertama merusak organ tubuh akibat asap rokok adalah paru-paru.

Asap rokok tersebut terhirup dan masuk ke dalam paru-paru sehingga menyebabkan paru-paru mengalami radang, bronchitis, pneumonia. Belum lagi bahaya dari zat nikotin yang menyebabkan kerusakan sel-sel dalam organ paru-paru yang bisa berakibat fatal yaitu kanker paru-paru. Bahaya merokok bagi kesehatan ini tentu sangat beresiko dan bisa menyebabkan kematian. Maka sebaiknya sebelum hal itu terjadi lebih baik berhenti merokok dari sekarang juga. Bukankan lebih baik mencegah daripada mengobati? Dengan demikian sebelum terjadi penyakit bahaya tersebut sebaiknya cegah dengan berhenti merokok.

Selanjutnya, penyakit impotensi dan organ reproduksi. Efek bahaya merokok bagi kesehatan lainnya adalah bisa mengakibatkan impotensi, kasus seperti ini sudah banyak dialami oleh para perokok. Sebab kandungan bahan kimia yang sifatnya beracun tersebut bisa mengurangi produksi sperma pada pria. Bukan hanya itu saja, pada pria juga bisa terjadi kanker di bagian testis. Oleh sebab itu, sebelum hal itu terjadi maka kurangi secara perlahan konsumsi rokok. Terutama untuk usia remaja karena efek bahaya merokok bagi kesehatan remaja yang bisa menyebabkan resiko tidak memiliki keturunan. Sedangkan pada wanita yang merokok, efek dari rokok juga bisa mengurangi tingkat kesuburan wanita.

Penyakit lainnya adalah penyakit lambung. Hal yang terlihat sepele ketika menghisap rokok adalah aktifitas otot di bawah kerongkongan semakin meningkat. Otot sekitar saluran pernafasan bagian bawah akan lemah secara perlahan sehingga proses pencernaan menjadi terhambat. Bahaya merokok bagi kesehatan juga bisa dirasakan sampai ke lambung, karena asap rokok yang masuk ke sistem pencernaan akan menyebabkan meningkatnya asam lambung. Jika hal ini dibiarkan terus menerus maka bukan tidak mungkin akan menjadi penyakit yang lebih kronis seperti tukak lambung yang lebih sulit diobati. Tentu jika Anda sudah mengetahui resiko ini kesadaran untuk berhenti merokok bisa semakin tinggi.

Kemudian resiko stroke. Pada perokok aktif bisa saja menderita serangan stroke, karena efek samping rokok bisa menyebabkan melemahnya pembuluh darah. Ketika pelemahan tersebut terjadi dan kerja pembuluh darah terhambat bisa menyebabkan serangan radang di otak. Hal itulah yang bisa beresiko terjadi stroke meskipun orang tersebut tidak ada latar belakang darah tinggi atau penyakit penyebab stroke lainnya. Penyebab stroke tersebut bersumber dari kandungan kimia berbahaya seperti nikotin, tar, karbon monoksida dan gas oksidan yang terkandung dalam rokok. Sehingga bahaya merokok bagi kesehatan terkena stroke hampir 505 terjadi pada seorang perokok aktif.

Oleh sebab itu, mengingat bahaya rokok yang mengintai kapan saja, maka sejak saat ini, bulatkan tekad anti terhadap rokok. Jangan sampai korban meninggal akibat rokok semakin banyak dan jangan sampai menjadi salah satu korbannya. Terpenting juga, dampak rokok tidak hanya diderita oleh perokok aktif. Akan tetapi lingkungan si perokok juga terancam, bahkan dengan tingkat bahaya lebih tinggi. Karena itu, perlu dilakukan penertiban kawasan rokok di mana untuk perokok aktif diberikan ruang khusus yang tidak mengganggu ruang publik. (03/08//net/sas)

Komentar

News Feed