oleh

Sambal Cumi Nyentrik, Ramaikan Kuliner Cita Rasa Pedas

-Ekonomi-17 views

PRABUMULIH – Pandemi Covid-19, tak serta merta mematikan usaha masyarakat. Justru selama pandemi, sejumlah usaha terutama kuliner makin menggeliat.

Geliat ekonomi selama pandemi dirasakan oleh pasangan suami istri Riansyah Efran dan Visca Fistelia. Ya owner dapoer 525 ini, ketiban berkah sejak menjalankan bisnis kuliner dengan ciri khas sambal pedas, cumi nyentrik dan sejumlah varian sambal dimasa pandemi covid-19.

Selain memproduksi sambal, dapoer 525 juga menyediakan kuliner tradisonal seeprti laksan, tumpeng dan lainnya.

“Selama pandemi kita berfikir bagaimana caranya, usaha tetap dari rumah tapi jalan terus,” kata Riansyah Efran belum lama ini.

Inzet: dapoer 525 juga menerima sejumlah pesanan kuliner tradisonal salah satunya tumpeng. Foto:Ros/Prabu Pos

Efran – begitu disapa- mengutarakan, usaha yang dijalani di rumah beralamat di Jalan Kemuning RT 2 RW 4 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai itu, baru dimulai 2 bulan lalu. Itu dikarenakan bisnis yang dilakoni sang istri dibidang fashion menurun.

“Akhirnya berfikir cari yang lain, muncullah ide buat sambal cumi nyentrik. Begitu buka respon alhamdulillah bagus,” terangnya mengatakan nama 525 adalah pemberian ayuk iparnya yang memiliki 3 anak dengan tanggal dan bulan lahir yang sama yakni 25 Bulan Mei.

Visca Fistelia  menambahkan, khusus cumi nyentrik, bisa menghabiskan 24 botol dengan total 1 kg bahan cumi. “Itu paling laris selama 2 bulan ini sudah ratusan terjual. Alhamdulillah sambal dan makanan olahan yang kita jual tidak menggunakan USG,” tuturnya.

Nah, selain sambal cumi nyentrik terdapat 9 varian sambal yakni Teri Medan, sambal Teri Bawang, sambal Ikan Asin Dukang Hijau, sambal Terasi  Calok, sambal Jering. Kemudian sambal Dendeng Balado, sambal Cengeh, sambal Cabe Hijau, dan terakhir Sambal Bawang. “Tapi produk unggulan tetap cumi nyentrik, karena rasanya yang pedas pas untuk pencinta pedas,” jelasnya menambahkan untuk 1 botol sambal hanya dijual Rp 25 ribu.

Nah, meski membuka usaha dari rumah. Namun, dapoer 525 sudah memiliki pelanggan tersendiri, baik pelanggan online maupun pelanggan yang datang langsung ke rumah. “Kita pemasaran online, jadi bisa pesan online dan langsung ke rumah,” imbuhnya mengatakan sambal cumi nyentrik juga sudah dilirik oleh pelanggan dari luar kota yakni Padang dan Malang.

Dalam kesempatan itu dijelaskan Visca, sambal yang terdedia di dapoer 525  bisa awet m satu bulan bila disimpan di dalam lemari es, sedangkan sekitar satu minggu bila berada diluar lemari es. “Sambal sudah kita kemas, akan lebih tahan lama kalau botol kemasan ditutup rapat,” tukasnya mengatakan dapoer 525 sudah memiliki persyaratan izin usaha.

Sementara itu, Rani salah satu pelanggan tetap dapoer 525 mengaku rutin membeli sambal sejak 2 bulan lalu. Sejak buka rutin beli, biasanya 1 botol paling 2 hari atau sekali makan untuk 3 orang karena pedasnya itu. Keluarga hobi pedas, makan tanpa sambal itu tidak enak,” kata Rani yang juga merupakan warga Kelurahan Cambai.(08)

 

Komentar

News Feed