oleh

Salut Penanganan Covid-19, Puji Program Bedah Rumah

PRABUMULIH – Keberhasilan Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih menangani Covid-19, khususnya penyaluran jaminan pengamanan sosial kepada masyarakar terdengar hingga Kabupaten Bangka Tengah (Banteng), Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Hingga akhirnya, membuat Komisi I DPRD Banteng pimpinan H Pahlivi Syahrun dan anggotanya penasaran hingga menyambangi Prabumulih untuk melihat langsung kebenarannya.

“Kita salut kebijakan dikeluarkan Pak Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM, melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta stake holdernya dalam penanganan Covid-19 membuat kita salut,” ujar Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) usai kunkernya, Selasa (20/10/2020) di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Perkantoran Pemkot.

Sambungnya, keberhasilan Pemkot Prabumulih dalam penanganan Covid-19. Jelasnya, akan ditiru dan bakal diterapkan di Kabupaten Banteng.

“Penanganan Covid-19 sudah dilakukan, tetapi memang lebih baik Prabumulih. Karena, melibatkan seluruh OPD. Kalau di Banteng, hanya 3 OPD saja. Jelas ini, menjadi pembelajaran bagi Pemerintah kabupaten (Pemkab) Banteng,” terang Pahlevi.

Bersama jajarannya, ia pun salut dengan program bedah rumah dengan infak PNS mampu membangun 10 rumah setiap bulannya.

“Sebenarnya, kebijakan Pak Wako lah patut diapresiasi pro rakyat. Sehingga, terealisasi program bedah rumah mampu menyulap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah layak huni (RLH),” bebernya.

Jelasnya, soal pembangunan bedah rumah ini. Akunya, akan dibicarakan ke Pemkab Banteng untuk direalisasikan. “Program bagus seperti Pemkot Prabumulih, harus dan patut dicontoh,” tukasnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda), Elman ST MM mengatakan, Pemkot Prabumulih memang sangat konsentrasi penanganan dan penanggulangan Covid-19.

“Diawal Prabumulih zona merah, sempat zona orange dan zona kuning hingga zona hijau. Dan, belakangan zona orange,” jelasnya.

Berkat dukungan semua pihak, akhir Prabumulih bisa melalui itu dengan pengucuran dana jaminan pengamanan sosial berupa bantuan 40 ribu sembako, pembagian masker, penyemprotan massal, dan lain-lainnya.

“Meski kita kena recofussing anggaran, karena pandemi Covid-19. Program penanganan dan penanggulangan Covid-19 ini masih berjalan dengan baik,” pungkasnya. (asa/03/01)

 

 

Komentar

News Feed